Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Advertisement . Scroll to see content

10 Tradisi Ekstrem di Indonesia, Nomor Berapa yang Menurutmu Paling Ngeri?

Senin, 18 April 2022 - 14:49:00 WIB
10 Tradisi Ekstrem di Indonesia, Nomor Berapa yang Menurutmu Paling Ngeri?
Tradisi Pasola asal NTT (Foto: Kemendikbud)
Advertisement . Scroll to see content

4. Debus

Tradisi yang satu ini memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Banten. Yap, debus memang sering menjadi ajang pertunjukan bagi masyarakat Banten. 

Dalam pertunjukkan debus, setiap anggotanya akan melakukan beberapa adegan ekstrim. Misalnya menusuk perut dengan tombak, menyayat bagian anggota tubuh dengan golok, memakan api, memasukkan jarum kawat ke dalam lidah, kulit pipi dan anggota tubuh lainnya hingga tembus tanpa mengeluarkan tetes darah.

5. Tatung

Tradisi Tatung berasal dari Singkawang, Kalimantan barat. Istilah tatung sendiri disematkan untuk orang yang tubuhnya dijadikan media untuk dimasuki roh leluhur yang mereka percayai.

Tradisi ini hampir serupa dengan debus, dimana para Tatung akan melakukan adegan-adegan berbahaya seperti menusuk tubuh mereka dengan benda tajam.

Pawai Tatung biasanya dilakukan untuk merayakan Cap Go Meh di Singkawang.

6. Tradisi Ngayau

Suku Dayak juga memiliki tradisi yang tak kalah mengerikan, yakni Ngayau atau Kayau yang dalam bahasa Dayak artinya musuh. Oleh karena itu, Ngayau dapat diartikan sebagai tradisi berburu kepala musuh oleh Suku Dayak di Kalimantan.
 
Menurut kepercayaan mereka , memenggal kepala musuh bisa menghindarkan diri dari gangguan roh musuh. Pemburu-pemburu kepala yang berhasil ini kemudian berhak memakai gigi macan kumbang di telinganya, hiasan kepala dari bulu burung enggang, dan sebuah tato dengan desain khusus.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut