12 Contoh Name Tag MPLS Kreatif dan Menarik untuk Sambut Tahun Ajaran Baru
JAKARTA, iNews.id - 12 Contoh name tag MPLS bisa menjadi referensi Anda. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan momen penting bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan dan teman-teman barunya di sekolah.
Salah satu cara untuk memudahkan proses perkenalan ini adalah dengan menggunakan name tag.
Name tag MPLS adalah papan nama yang dikenakan oleh siswa baru selama MPLS. Name tag biasanya berisi informasi seperti nama, asal sekolah, dan angkatan.
Memudahkan proses perkenalan antara siswa baru dan senior, guru, maupun panitia MPLS.
Membantu siswa baru untuk saling mengenal satu sama lain.
Meningkatkan rasa kebersamaan dan kekompakan antar siswa baru.
Cetak foto diri siswa ukuran kecil (misalnya 3x4 cm) di atas kertas karton.
Tuliskan nama lengkap siswa di bawah foto dengan huruf yang jelas dan mudah dibaca.
Tambahkan informasi lain seperti asal sekolah atau angkatan (opsional).
Laminasi name tag agar lebih tahan lama.
Gunakan desain karakter kartun, hewan, atau ikon lucu lainnya.
Pilih warna-warna cerah dan ceria.
Tuliskan nama siswa dengan font yang menarik dan unik.
Tambahkan kata-kata lucu atau slogan singkat di bawah nama.
Gunakan logo sekolah, maskot sekolah, atau warna khas sekolah sebagai elemen desain.
Buatlah desain yang sesuai dengan visi dan misi sekolah.
Tuliskan nama siswa dengan font yang formal dan rapi.
Tambahkan informasi lain seperti nama kelas atau jurusan (opsional).
Gunakan kertas origami dengan berbagai warna dan pola.
Lipat kertas origami menjadi bentuk yang menarik, seperti bunga, kupu-kupu, atau bintang.
Tuliskan nama siswa pada bagian yang kosong.
Hiasi name tag dengan pita, manik-manik, atau bahan dekorasi lainnya (opsional).
Gunakan karton atau kertas tebal sebagai bahan dasar.
Potong karton menjadi bentuk yang diinginkan, seperti lingkaran, persegi, atau hati.
Hiasi name tag dengan pita, manik-manik, kain perca, atau bahan dekorasi lainnya.
Tuliskan nama siswa dengan huruf yang indah dan kreatif.
Gunakan kertas poster dengan ukuran yang lebih besar.
Buatlah desain yang menarik dan informatif, seperti poster profil diri siswa.
Tuliskan nama siswa dengan font yang besar dan mencolok.
Tambahkan informasi lain seperti hobi, cita-cita, atau motto hidup siswa (opsional).
Potong karton menjadi beberapa bagian kecil (misalnya 4-6 bagian).
Tuliskan huruf-huruf nama siswa pada setiap bagian puzzle.
Berikan puzzle kepada siswa dan minta mereka untuk menyusunnya kembali.
Berikan gelar kehormatan kepada siswa berdasarkan kepribadian atau prestasinya.
Contoh gelar kehormatan: "Si Kreatif", "Si Paling Bersemangat", "Si Jago Matematika", dll.
Tuliskan gelar kehormatan di atas nama siswa pada name tag.
Gunakan emoji yang mewakili kepribadian, hobi, atau minat siswa.
Contoh emoji: , , ⚽️, , , dll.
Susun emoji menjadi bentuk yang menarik dan tuliskan nama siswa di bawahnya.
Buat barcode yang berisi informasi siswa, seperti nama, asal sekolah, dan angkatan.
Cetak barcode pada name tag dan sediakan barcode scanner untuk membacanya.
Cara ini dapat memudahkan panitia MPLS untuk mendapatkan informasi siswa dengan cepat.
Buat website atau platform online khusus untuk name tag MPLS.
Siswa dapat mengakses website dan mengisi formulir untuk membuat name tag mereka sendiri.
Name tag online dapat didesain dengan berbagai pilihan template dan fitur yang menarik.
Gunakan bahan yang ramah lingkungan, seperti kertas daur ulang atau kain bekas.
Hindari penggunaan plastik dan bahan kimia yang berbahaya.
Hiasi name tag dengan bahan alami, seperti daun kering, bunga, atau biji-bijian.
Itulah contoh 12 name tag MPLS bukan hanya berfungsi sebagai tanda pengenal, tetapi juga dapat menjadi media untuk menunjukkan kreativitas dan meningkatkan rasa kebersamaan antar siswa baru. Dengan memilih desain yang kreatif dan menarik, name tag MPLS dapat menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi para siswa.
Editor: Komaruddin Bagja