13 Gempa Besar Magnitudo 7 atau Lebih Guncang Dunia Sepanjang 2026, 2 Kali di RI
"Karena itu, rentetan gempa besar di berbagai belahan dunia tidak dapat dijadikan dasar untuk memprediksi akan terjadinya gempa besar berikutnya," kata Daryono.
Dia menuturkan rangkaian gempa besar di dunia menjadi pengingat ancaman gempa merupakan kenyataan geologis yang harus dihadapi. Indonesia berada di pertemuan lempeng-lempeng tektonik aktif sehingga berpotensi mengalami gempa kuat dan tsunami di berbagai wilayah.
"Kita belum mampu memprediksi secara tepat kapan dan di mana gempa besar akan terjadi, tetapi kita telah memiliki pengetahuan ilmiah untuk mengenali kawasan rawan dan mengurangi risikonya," katanya.
Karena itu, Daryono mengingatkan upaya mitigasi tidak boleh menunggu bencana terjadi. Bangunan harus dirancang tahan gempa, tata ruang berbasis risiko, masyarakat memahami cara menyelamatkan diri, dan sistem peringatan dini tsunami berfungsi efektif.
Pengurangan risiko gempa, lanjut dia, harus menjadi investasi keselamatan jangka panjang, bukan sekadar perhatian sesaat setelah bencana terjadi.