140 Personel Polri Tuntaskan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah, Wakapolri Beri Penghargaan
Keikutsertaan Polri dalam misi perdamaian internasional juga merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk ikut menjaga ketertiban dunia. Komitmen tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 mengenai perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Selama bertugas di Republik Afrika Tengah, personel FPU 7 menghadapi berbagai tantangan keamanan dan dinamika politik, termasuk rangkaian pelaksanaan pemilihan umum. Kontingen Indonesia dipercaya membantu pengamanan Presiden dan Wakil Presiden serta para calon peserta pemilu.
Karo Misi Internasional (Misinter) Divhubinter Polri Brigjen Pol Gregorius Tommy Wibisono mengatakan, tugas pengamanan juga mencakup rangkaian kegiatan pemilu dan pengawalan surat suara.
“Personel FPU 7 tidak hanya menjalankan mandat pengamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan. Ini menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung perdamaian sekaligus membangun hubungan baik dengan masyarakat di wilayah penugasan,” ujarnya.
Selain mendukung pengamanan, para personel menjalankan mandat perlindungan warga sipil atau Protection of Civilians (PoC). Tugas tersebut dilaksanakan melalui patroli di sejumlah wilayah yang menjadi tanggung jawab kontingen.