15 Contoh Perubahan Kimia, Pengertian dan Ciri-cirinya Lengkap
JAKARTA, iNews.id - Tanpa kalian sadari bahwa banyak sekali contoh perubahan kimia yang terjadi di kehidupan sehari-hari. Agar lebih jelasnya, simak bersama-sama penjelasan di bawah yuk.
Perubahan zat dapat bersifat sementara dan tetap. Perubahan sementara adalah perubahan yang hanya terjadi selama hal yang menyebabkan perubahan tersebut bekerja. Sedangkan, perubahan tetap adalah perubahan yang dialami suatu zat yang hasil perubahannya tetap terjadi, meskipun penyebab perubahan zat tersebut sudah tidak bekerja lagi.
Perubahan kimia biasa disebut dengan reaksi kimia. Perubahan kimia merupakan perubahan zat baru. Dalam kehidupan sehari-hari banyak reaksi kimia yang terjadi secara alami atau yang dibuat oleh manusia.
>Terbentuknya zat jenis baru
>Zat yang berubah tidak dapat kembali ke bentuk semula
>Diikuti oleh perubahan sifat kimia melalui reaksi kimia
>Selama terjadi perubahan kimia, massa zat sebelumnya sama dengan massa zat sesudah reaksi
Ada tiga proses penyebab terjadinya perubahan kimia, di antaranya sebagai berikut
-Perubahan kimia karena pembakaran
Pembakaran merupakan reaksi oksidasi yang mana terjadinya reaksi antara suatu zat dengan oksigen. Jika suatu zat mengalami pembakaran, sudah dipastikan bahwa zat tersebut mengalami perubahan struktur secara kimiawi.
-Perubahan kimia karena korosi atau perkaratan
Pengaratan merupakan reaksi kimia antara besi, gas oksigen dan air. Reaksi kimia ini menghasilkan karat yang secara umum merupakan oksidasi logam. Pengaratan merupakan perubahan kimia karena menghasilkan zat baru.
-Perubahan kimia karena pembusukan
Pembusukan yang terjadi pada makanan atau zat lain disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme. Dengan demikian, makanan atau zat yang sudah mengalami pembusukan tidak akan bisa kembali ke keadaan awal.
Saat lilin dinyalakan, bagian yang berperan sebagai tempat melekatnya api adalah sumbu. Yang berarti sumbu lilin mengalami pembakaran yang menyebabkan terbentuknya zat baru berupa arang berwarna hitam
Kertas yang dibakar merupakan salah satu contoh perubahan kimia karena hasil pembakarannya memiliki sifat yang berbeda dengan aslinya
Adonan tepung yang digoreng seperti donat, pasti memiliki sifat yang berbeda dengan tepung aslinya. Hal ini terjadi karena tepung mengalami proses pemanasan suhu tinggi yang menyebabkan perubahan struktur kimia bahan.
Senyawa yang berubah menjadi kembang api mengalami reaksi pembakaran, sehingga terbentuk zat baru berupa percikan api warna-warni
Contoh perubahan kimia selanjutnya adalah makanan bisa basi. Hal itu karena pengaruh aktivitas organisme. Hal ini menyebabkan terbentuknya bau yang tidak sedap dan perubahan bentuk pada makanan
Saat kendaraan dinyalakan, bensin yang ada di dalamnya akan mengalami reaksi pembakaran. Hasil pembakaran dikeluarkan dalam bentuk gas CO pada knalpot
Seperti yang kita ketahui bahwa bahan dasar yoghurt adalah susu sapi. Susu sapi diolah dengan bantuan bakteri yang kemudian difermentasi. Hasil fermentasi tersebut yang disebut sebagai yoghurt. Karena mengalami proses fermentasi, yoghurt memiliki rasa asam. Itulah kenapa perubahan susu sapi menjadi yoghurt disebut sebagai perubahan kimia.
Fotosintesis merupakan reaksi metabolisme secara kimiawi yang berlangsung di dalam kloroplas daun. Senyawa yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis adalah karbondioksida dan air. Reaksi ini lah yang menghasilkan glukosa dan oksigen
Contoh perubahan kimia selanjutnya adalah daun kering yang diolah jadi kompos. Hal ini terjadi karena pupuk kompos yang telah terbentuk tidak bisa diuraikan kembali menjadi daun-daun kering. Sifat-sifat daun kering sudah berubah akibat pembusukan.
Sama halnya dengan yoghurt, tempe juga merupakan hasil fermentasi dari kedelai akibat adanya jamur “rhizopus oryzae”. Oleh karena itu, tempe yang sudah dibentuk tidak bisa kembali menjadi kedelai seperti keadaan semula.
Itulah pengertian, ciri-ciri, penyebab dan contoh perubahan kimia yang dapat kalian pelajari dengan sendirinya. Semoga membantu.
Editor: Puti Aini Yasmin