2 Mahasiswa Meninggal saat KKN di Maluku Tenggara, Ini Pernyataan UGM
“Bagus adalah mahasiswa yang aktif, peduli terhadap lingkungan, dan menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap kegiatan pengabdian,” kata Rustamadji.
Bagus dikenal sebagai sosok rendah hati dan kolaboratif. Selain prestasi akademik, dia juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemahasiswaan, menjadikannya teladan di lingkungan kampus.
Insiden perahu terbalik terjadi saat ketujuh mahasiswa UGM bersama lima warga lokal melakukan pengambilan pasir di Pulau Wahru sebagai bagian dari pembangunan Artificial Patch Reef (APR) untuk program Revitalisasi Terumbu Karang.
Mereka berangkat dengan dua speedboat pukul 11.00 WIT. Dalam perjalanan pulang, salah satu perahu dihantam gelombang pasang dan angin kencang hingga terbalik. Lima mahasiswa selamat, satu meninggal, dan satu lainnya sempat hilang.
UGM melalui DPKM dan fakultas terkait saat ini terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Pemerintah Provinsi Maluku, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan KAGAMA Maluku.