Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Pimpin Sidang Kabinet 2 Tahun Pemerintahan, Singgung Perang hingga Persaingan Kekuatan Besar
Advertisement . Scroll to see content

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Produksi Beras Naik, Pengadaan Bulog Cetak Rekor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:38:00 WIB
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Produksi Beras Naik, Pengadaan Bulog Cetak Rekor
Ilustrasi beras Bulog (Dok. Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diwarnai upaya penguatan ketahanan pangan nasional. Produksi beras dan jagung meningkat sepanjang 2025, sementara pengadaan beras dalam negeri pada 2026 melampaui target pemerintah.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi nasional pada 2025 mencapai 60,21 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat 13,29% dibandingkan 2024 yang sebesar 53,14 juta ton. Setelah dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi penduduk, produksinya mencapai 34,69 juta ton atau bertambah 4,07 juta ton dari tahun sebelumnya. Luas panen padi juga meningkat 12,69% menjadi 11,32 juta hektare.

Peningkatan juga terjadi pada komoditas jagung. Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% pada 2025 mencapai 16,16 juta ton, naik 6,74% dibandingkan 2024 yang sebesar 15,14 juta ton. Peningkatan produksi beras dan jagung tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pasokan pangan nasional.

Dari sisi penyerapan hasil panen, Perum Bulog melaporkan pengadaan gabah dan beras dalam negeri mencapai 4.131.492 ton setara beras hingga 11 Oktober 2026. Realisasi tersebut mencapai 103,29% dari target pemerintah sebesar 4 juta ton dan menjadi pengadaan tertinggi sepanjang sejarah Bulog.

Capaian tersebut juga melampaui pengadaan sepanjang 2025 yang mencapai 3.191.969 ton setara beras. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak di daerah sentra produksi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut