Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pasukan Israel Bersiap Bentrok dengan Warga Palestina Selama Ramadan, Siapkan Drone Gas Air Mata
Advertisement . Scroll to see content

2 WNI Relawan RS Indonesia Putuskan Tetap di Gaza sampai Napas Terakhir

Rabu, 29 November 2023 - 11:35:00 WIB
2 WNI Relawan RS Indonesia Putuskan Tetap di Gaza sampai Napas Terakhir
Rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza, Palestina (foto: Aljazeera)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dua dari tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi relawan di Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina memutuskan tetap di Jalur Gaza. Dua WNI tersebut yakni Fikri Rofiul Haq dan Reza Aldilla Kurniawan.

Ketua Presidium MER-C Indonesia dr Sarbini Abdul Murad menyampaikan, hanya Farid Zanjabil Al Ayubi yang dievakuasi ke Tanah Air.

"Mereka sudah putuskan, Mas Farid yang akan dievakuasi, yang lain tetap di Gaza untuk lanjut misi kemanusiaan," kata Sarbini, Rabu (29/11/2023). 

Dihubungi terpisah, Fikri Rofiul Haq (24) membenarkan tetap menjalankan misi kemanusiaan di Palestina hingga napas terakhir. 

"Saya dan Mas Reza sendiri untuk tetap stay. Keputusan yang diambil untuk tetap stay di Jalur Gaza sampai napas terakhir, itu yang selalu kita lakukan pada rumah sakit Indonesia," ucapnya. 

Walaupun keduanya menolak untuk dievakuasi ke Indonesia, mereka tetap mengantarkan Farid Zanjabil Al Ayubi keluar dari Jalur Gaza. 

"Insya Allah kita bisa mengantar Mas Farid kepulangan dari Jalur Gaza ke Indonesia menuju perbatasan Rafah," kata dia.

Kondisi mereka aman karena telah berada di sekolah yang ada di Kota Khan Younis di Jalur Gaza bagian selatan. Fikri berharap Presiden Joko Widodo ikut membantu merekonstruksi RS Indonesia yang rusak dibombardir pasukan Israel.

"Tentunya kami sangat berharap sekali kepada presiden yang terhormat, Pak Joko Widodo untuk terus memperhatikan atau melihat dengan jelas memang rumah sakit Indonesia sudah banyak mengalami kerusakan," katanya.

"Semoga gencatan senjata benar-benar permanen dan tidak ada lagi peperangan sehingga tidak ada lagi pembunuhan massal oleh pihak militer Israel," imbuh dia.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut