Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prajurit TNI Gugur akibat Serangan Israel ke Markas UNIFIL, Indonesia Desak Penyelidikan
Advertisement . Scroll to see content

3 Prajurit TNI Terluka Imbas Serangan Israel ke Markas UNIFIL, Begini Kondisinya

Senin, 30 Maret 2026 - 11:33:00 WIB
3 Prajurit TNI Terluka Imbas Serangan Israel ke Markas UNIFIL, Begini Kondisinya
Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB terluka imbas serangan militer Israel ke markas UNIFIL di Lebanon, Minggu (29/3/2026). (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Indonesia memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada penjaga perdamaian yang gugur atas dedikasi dan pengabdiannya bagi perdamaian dan keamanan internasional. Serta berdukacita yang mendalam bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

"Pikiran dan doa kami menyertai keluarga yang ditinggalkan, serta kami mendoakan kesembuhan yang penuh dan cepat bagi personel yang terluka," ucapnya.

Kemlu RI memastikan akan bekerja sama dengan UNIFIL untuk pemulangan jenazah secepatnya. Serta memberikan perawatan medis terbaik bagi prajurit yang terluka.

"Keselamatan dan keamanan penjaga perdamaian PBB harus sepenuhnya dihormati setiap saat, sesuai dengan hukum internasional. Segala bentuk tindakan yang membahayakan penjaga perdamaian tidak dapat diterima dan merusak upaya bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas," kata Kemlu.

Pemerintah Indonesia mengecam tindakan Israel dan menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah Lebanon. Juga mendesak agar segera menghentikan serangan terhadap penduduk sipil dan infrastruktur, serta kembali ke jalur dialog dan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut dan mendorong perdamaian.

"Indonesia tetap menjalin koordinasi erat dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan otoritas terkait, serta akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut