4 Keistimewaan Rajab, Bulan Penuh Pengampunan
JAKARTA, iNews.id,- Kalender Islam bergulir dan memasuki bulan rajab pada Jumat (8/3/2019. Bagi umat muslim, bulan ini sungguh istimewa. Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram. Di dalamnya terdapat banyak keistimewaaan.
Rasulullah Muhammad SAW bersabda: “Sesungguhnya zaman itu berputar seperti biasanya sejak Allah menciptakan langit dan bumi, setahun ada dua belas bulan, di antaranya ada empat bulan haram, tiga berurutan yaitu zulqadah, zulhijah dan muharram. Sedangkan rajab pertengahan antara jumadil (akhir) dan syaban.” (HR Bukhari-Muslim)
Rajab berasal dari kata tarjib yang berarti terhomat. Bulan ini dikenal penuh dengan kemuliaan yang diberikan Allah SWT. Empat keistimewaan di antaranya sebagai berikut:
1. Salah Satu Bulan Haram
Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram, sesuai dengan Firman Allah yang artinya :
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS At Taubah: 36)
Sesuai dengan firman Allah SWT, keempat bulan haram ini adalah bulan zulqadah, zulhijjah, muharam, dan rajab.
2. Bulan Pengampunan
Rajab merupakan bulan di mana Allah SWT memberi pengampunan dan memaafkan segala kesalahan atau dosa. Rasulullah saw bersabda: “Bulan Rajab adalah bulan permohonan pengampunan bagi ummatku, maka hendaknya mereka memperbanyak istighfar di dalamnya.”
Saat rajab datang, umat muslim dianjurkan untuk melakukan puasa dengan berbagai manfaat seperti berpuasa selama 3 hari, yang diriwayatkan dapat menjadi parit panjang yang menghalangnya ke neraka (panjangnya setahun perjalanan). Puasa 7 hari, ditutup daripadanya 7 pintu neraka, dan puasa 16 hari pada bulan Rajab akan dapat melihat wajah Allah di dalam surga serta menjadi orang pertama menziarahi Allah di surga.
3. Bulan untuk Menyambut Ramadan
Ramadan merupakan bulan yang sangat dinanti-nati oleh umat muslim di seluruh dunia. Bagaimana tidak, kita tahu bahwa saat itu merupakan waktu paling istimewa karena pahala berlimpah bagi umat yang berbuat kebajikan. Ramadan jatuh pada dua bulan setelah bulan rajab, sehingga ketika bulan ini tiba, kaum muslim amat bergembira.
4. Banyak Keuntungan Bagi yang Berpuasa
Kita memang terbiasa mengetahui bahwa perintah untuk melakukan puasa jatuh pada bulan Ramadan, tetapi ketika memasuki Rajab umat mulim boleh melakukan serangkaian ibadah termasuk puasa.
Rasulullah SAW pernah bersabda mengenai hal ini yang diriwayatkan oleh HR. At-Thabiri:
“Barang siapa berpuasa pada bulan rajab sehari, maka laksana dia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka jahanam. Bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga. Dan bila puasa 10 hari maka allah akan mengabulkan semua permintaannya.” (HR At-Thabrani)
Masih berkaitan dengan puasa di rajab, terdapat kelebihan seperti sabda Rasulullah SAW :
“Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis dari madu. Barang siapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikarunia minum dari sungai tersebut.”
Agar kita makin mengetahui tentang keistimewaan rajab, ada baiknya bila mendengarkan tausiah dari tiga mubaligh yakni KH Didin Hafidhuddin, Abi Makki, dan Syaikh Fikri Thoriq dalam program Cahaya Hati Indonesia, Sabtu (9/3/2019) pukul 12.00 WIB hanya di iNews.
Editor: Zen Teguh