4 Petugas Tewas saat Padamkan Karhutla di Bromo Jatim, Ini Kronologinya
JAKARTA, iNews.id – Empat petugas meninggal dunia saat berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Kamis (15/10/2026). Insiden tersebut juga menyebabkan dua orang mengalami luka bakar berat dan harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menjelaskan, kebakaran bermula pada Selasa (13/10/2026). Sekitar pukul 14.23 WIB, petugas menerima laporan dari Kepala Desa Ngadas, Kabupaten Probolinggo, mengenai kebakaran ladang milik warga di sekitar Blok Pusung Dawa. Lokasi tersebut berbatasan dengan kawasan TNBTS di Grid A83, wilayah Desa Ngadirejo, Kabupaten Probolinggo.
“Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas TNBTS menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk meminta bantuan personel dalam upaya. Sejumlah warga bersama perangkat desa, termasuk Kepala Desa Ngadirejo, turut melakukan pemadaman pada hari tersebut. Mengingat lokasi yang jauh dari sumber air dan sulit dijangkau dengan mesin penyemprot air, pemadaman dilakukan secara manual menggunakan alat gebyok,” tulis Kemenhut.
Api kemudian merambat masuk ke kawasan TNBTS hingga mencapai medan terjal yang sulit dijangkau. Upaya pemadaman akhirnya berhasil pada Rabu (14/10/2026) pukul 11.45 WIB. Petugas melanjutkan pemantauan hingga malam hari dan memastikan tidak ada lagi api maupun asap.
Namun, pada Kamis (15/10/2026) pukul 09.20 WIB, petugas di Posko Karhut Cemoro Lawang kembali melihat kepulan asap tebal di lokasi kebakaran sebelumnya. Empat petugas jaga langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.