40.457 Orang Tinggalkan Jakarta Naik Kereta pada H-5 Lebaran
JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daop 1 Jakarta melaporkan sebanyak 40.457 orang meninggalkan Jakarta menggunakan kereta api pada H-5 Lebaran atau Senin, 16 Maret 2026. Keberangkatan pemudik tersebut melalui dua stasiun yakni Stasiun Gambir dan Pasar Senen.
"Jadi hari ini tanggal 16 Maret, dari Stasiun Pasar Senen, data pagi ini akan diberangkatkan sebanyak 23.259 penumpang. Sedangkan untuk di Stasiun Gambir itu jumlahnya 17.198 penumpang," kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo kepada wartawan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026).
Secara kumulatif, penjualan tiket selama masa Angkutan Lebaran, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026 telah terjual 719.000 tiket. Total kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI Daop 1 Jakarta selama periode tersebut sebanyak 1.076.000 kursi.
"Sebanyak 719.000 lebih atau okupansinya atau keterisian tempat duduknya sekitar 67 persen dari ketersediaan tempat duduk yang kami siapkan sebanyak 1.076.000 tempat duduk," ujarnya.
Arus Mudik Lebaran 2026 Sesuai Prediksi, Menhub Pastikan Penyeberangan Merak-Bakauheni Lancar
Arus Mudik Lebaran di Jalur Pantura Cirebon Mulai Ramai, Didominasi Pemotor
Jika dibandingkan dengan tahun 2025, KAI Daop 1 Jakarta mencatat adanya peningkatan sebesar 2 persen pada musim mudik lebaran tahun ini.
"Data dari tanggal 11 Maret sampai tanggal 15 Maret kemarin dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025 itu ada kenaikan sekitar 2 persen," ucapnya.
18 Maret Jadi Tanggal Favorit Mudik Kereta dari Jakarta, Ini Daftar Tujuannya
Sementara untuk harga tiket keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen tujuan Surabaya Pasar Turi dibanderol mulai Rp104.000, tujuan Purwosari Solo Rp74.000, Garut Rp45.000, serta Purwokerto Rp67.000.
"Dan juga untuk Kereta Kerakyatan juga sudah dioperasikan mulai tanggal 11 dari Pasar Senen ke Lempuyangan Yogyakarta harganya juga relatif terjangkau Rp175.000," ujarnya.
Sinergi KAI dan Kejaksaan Agung Dorong Tata Kelola Aset dan Pengembangan Kereta Api
Editor: Aditya Pratama