Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspadai 5 Penyakit yang Mengintai di Akhir Tahun
Advertisement . Scroll to see content

4.258 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Prediksi Berlangsung hingga 4 Minggu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:34:00 WIB
4.258 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Prediksi Berlangsung hingga 4 Minggu
BMKG mencatat aktivitas gempa susulan pascagempa utama M7,7 di NTT telah mencapai 4.258 dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga empat minggu ke depan. (Foto: Dok. BMKG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat aktivitas gempa susulan pascagempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah mencapai 4.258 kejadian hingga Jumat (21/8/2026) pukul 05.00 WIB.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 118 gempa dirasakan langsung oleh masyarakat. Sementara 31 gempa susulan tercatat memiliki magnitudo di atas M5,0.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, rangkaian gempa susulan atau aftershock tersebut diperkirakan masih akan berlangsung selama tiga hingga empat minggu ke depan.

Menurutnya, aktivitas gempa susulan pada beberapa hari pertama masih relatif tinggi dan belum menunjukkan pola peluruhan yang signifikan.

“Aktivitas gempa susulan pada beberapa hari pertama masih relatif tinggi dan belum menunjukkan pola peluruhan yang signifikan. Jumlah gempa per 24 jam tercatat 704 kejadian pada hari pertama, meningkat menjadi 746 pada hari kedua, kemudian berkisar 668, 649, dan 627 kejadian pada hari ketiga hingga kelima, namun naik lagi menjadi 802 kejadian pada hari keenam,” ucap Wijayanto dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

Berdasarkan pemantauan BMKG, sejumlah gempa susulan menimbulkan guncangan signifikan dengan intensitas IV-VI MMI yang dirasakan kuat oleh masyarakat setempat.

Gempa susulan berkekuatan M5,6 tercatat terjadi pada 19 Agustus 2026 pukul 23.17 WIB. Kemudian, gempa M5,8 kembali mengguncang pada 20 Agustus 2026 pukul 05.45 WIB.

Gempa signifikan lainnya terjadi pada 20 Agustus 2026 pukul 09.47 WIB dengan kekuatan M5,8. Guncangan tersebut memicu kerusakan susulan pada sejumlah struktur bangunan dan jembatan yang sebelumnya terdampak, serta tanah longsor di beberapa titik.

Hasil relokasi BMKG menunjukkan gempa susulan tidak menyebar secara homogen, melainkan membentuk beberapa klaster. Klaster utama berada di sekitar zona sumber gempa M7,7 di utara Nagekeo dan membentang mengikuti arah Flores Back-arc Thrust.

Sementara itu, klaster gempa susulan lainnya muncul di bagian barat zona sumber utama, tepatnya di sebelah utara Kabupaten Manggarai.

Data seismisitas harian juga menunjukkan fokus aktivitas gempa terus bergerak secara dinamis. Pada hari pertama hingga keempat setelah gempa utama, aktivitas gempa tersebar di seluruh klaster dari timur ke barat.

Namun, pada hari kelima dan keenam, aktivitas seismik bergeser dan lebih terkonsentrasi di klaster bagian barat. Di sisi lain, aktivitas pada klaster bagian timur mulai menurun secara bertahap.

BMKG terus mengoperasikan sistem pemantauan real-time selama 24 jam untuk memantau perkembangan aktivitas gempa susulan. Petugas secara berkala menganalisis jumlah kejadian, magnitudo, distribusi sumber gempa, arah pergerakan aktivitas, hingga karakteristik sumber gempa.

Informasi tersebut digunakan untuk memberikan pembaruan yang akurat dan tepat waktu kepada masyarakat serta instansi terkait.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa serta tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.

“Untuk memastikan keterbukaan informasi, BMKG mempublikasikan pembaruan data aktivitas gempa bumi susulan secara rutin dua kali sehari, yaitu setiap pukul 05.00 WIB dan 17.00 WIB,” kata Wijayanto.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut