5 Berita Terpopuler Hari Ini: Emil Audero Dicoret hingga Jet Tempur TNI AU Cegat Pesawat Asing
JAKARTA, iNews.id – Kiper Sampdoria, Emil Audero Mulyadi tidak lagi menjadi target naturalisasi Timnas Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung oleh komite Eksekutif PSSI (Exco PSSI), Hasani Abdulgani.
Hasani mengatakan pihaknya saat ini hanya fokus pada tiga pemain yang berkarier di Eropa yakni Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama. Berita terpopuler lainnya yakni dua jet tempur F-16 TNI AU cegat pesawat asing di Langit Sumatra.
Berikut rangkuman berita terpopuler pada Rabu (16/3/2022):
1. Emil Audero Dicoret dari Target Naturalisasi
Kiper Sampdoria, Emil Audero Mulyadi tidak lagi menjadi target naturalisasi Timnas Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung oleh komite Eksekutif PSSI (Exco PSSI), Hasani Abdulgani.
Hasani mengatakan pihaknya saat ini hanya fokus pada tiga pemain yang berkarier di Eropa yakni Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama. Emil tidak lagi jadi target dalam waktu dekat karena kebetulan dia belum menyatakan menolak. Alhasil, putra dari Edy Mulyadi itu dicoret dari daftar pemain yang akan dinaturalisasi.
Dalam update terbaru, PSSI tengah mempersiapkan dokumen tambahan untuk memenuhi syarat administrasi Pasal 20 dari UU No 12 Tahun 2006. Program naturalisasi ini dijalankan PSSI sebagai permintaan langsung pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Kali ini PSSI mengincar pemain top dunia yang memiliki darah keturunan Indonesia.
2. Dua Jet Tempur F-16 TNI AU Cegat Pesawat Asing di Langit Sumatra
TNI AU mengerahkan dua pesawat tempur jenis F-16 Fighting Falcon untuk memaksa turun atau "Force Down" pesawat asing di wilayah udara Sumatra. Setelah pencegatan yang menegangkan, pesawat asing itu dipaksa mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin (14/3/2022).
Kadis Operasi Lanud Roesmin Nurjadin Letkol Pnb Asri Efendi Rangkuti menjelaskan dari pantauan Radar Kosek I dilaporkan terdapat satu pesawat tidak dikenal yang melanggar wilayah udara Riau. Oleh karena itu, dua jet tempur dikerahkan untuk mengidentifikasi.
Lantaran tidak mengindahkan imbauan untuk keluar dari wilayah udara Riau, maka pesawat tempur Skadron Udara 16 dengan call sign “Rydder Flight” mendapatkan perintah untuk melaksanakan force down.
Ternyata kejadian itu merupakan skenario dalam latihan “Force Down” yang digelar oleh Lanud Rsn. Materi ini menjadi bagian dari Latihan Bido Gesit 2022 yang dilaksanakan sejak 7-18 Maret 2022.
Tujuan latihan ini untuk menguji dan meningkatkan kemampuan serta kesiapan segenap unsur dalam jajaran Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin dalam melaksanakan operasi udara.
3. Konglomerat China Kehilangan Rp748 Triliun dalam Sehari
Pada Senin (14/3/2022) sejumlah orang terkaya China kehilangan kekayaan 52,1 miliar dolar AS atau Rp748,17 triliun. Raja air kemasan China mencatat penurunan kekayaan terbesar dalam sehari.
Menurut Bloomberg Billionaires Index, Zhong Shanshan memimpin penurunan karena kekayaannya berkurang 5 miliar dolar AS atau Rp71,8 triliun. Sedangkan kekayaan Pony Ma dari Tencent Holding Ltd turun 3,3 miliar dolar AS atau Rp47,4 triliun.
Saham Zhong, Nongfu Spring Co anjlok 10 persen di Bursa Hong Kong. Ini merupakan penurunan terbesar dalam 18 bulan terakhir. Meski demikian, Zhong tetap menjadi orang terkaya di China dengan kekayaan 60,3 miliar dolar AS atau Rp865,92 triliun.
Sementara saham Tencent jatuh paling parah karena melanggar aturan antipencucian uang. Saham Tencent turun 9,8 persen ke harga termurah. Saat ini kekayaan Pony Ma berada di posisi ketiga orang terkaya China, dengan kekayaan 35,2 miliar dolar AS atau Rp505,5 triliun.
Penurunan saham China terjadi setelah pejabat Amerika Serikat (AS) menjelaskan Rusia meminta China untuk membantu perang di Ukraina, sehingga mengangkat masalah atas reaksi terhadap perusahaan China, bahkan kemungkinan sanksi. Indeks China Enterprises yang diperdagangkan di Hong Kong merosot paling dalam sejak November 2008.
Indeks Hold Sang Tech jatuh 11 persen yang merupakan koreksi terburuk sejak IPO. Penurunan saham membebani 78 miliarder China di antara 500 orang terkaya di dunia dengan kumulatif 52,1 miliar dolar AS.
4. Video Viral Emak-Emak Pamer Minyak Goreng Berdus-dus
Video seorang emak-emak sedang memamerkan minyak goreng viral di media sosial. Polisi pun langsung terjun ke rumah emak-emak tersebut.
Diketahui jika lokasi dalam video itu berada di Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Muhammad Jacub Kamaru mengatakan petugas telah mendatangi lokasi kejadian.
Di rumah itu, petugas menemukan ada 200 liter minyak goreng berbagai merek. Emak-emak tersebut mendapat minyak goreng dari sejumlah warung di Morowali.
Dia mendapatkan minyak goreng itu dengan harga Rp30.000. Terduga pelaku akan menjual kembali dengan harga Rp40.000 per liter.
Lantaran tidak terbukti menimbun minyak goreng sesuai video yang beredar, emak-emak berinsial J kemudian dilepas polisi. Dia pun diminta agar segera menjual minyak goreng sesuai dengan harga eceran tertinggi.
5. Disebut Jadi Afiliator Binary Option, Banyak YouTuber Hapus Video Edukasi Trading Kripto
Banyak YouTuber mendadak menghapus jejak video edukasi trading kripto setelah disebut-sebut menjadi afiliator Binary Option seperti Doni Salmanan dan Indra Kenz. Seorang YouTuber bernama Monica Christy baru-baru ini membagikan unggahannya yang menyebutkan ada 32 YouTuber diduga menjadi afiliator Binary Option di Indonesia, selain Doni Salmanan dan Indra Kenz.
Dari penelusuran iNews, beberapa akun YouTube yang disebut Monica mendadak menghapus video, padahal telah memiliki puluhan hingga ratusan ribu pengikut. Salah satunya adalah Erwin Laisuman, yang akun YouTube-nya diikuti 297.000 netizen dan telah mendapat centang biru atau terverifikasi.
Saat ini, seluruh video di akun YouTube Erwin Laisuman telah dihapus. Hanya tersisa satu video klarifikasi di mana Erwin Laisuman menyatakan telah berhenti melakukan kegiatan trading Binaty Option. Selain Erwin Laisuman, ada juga YouTuber Agam Syahputra yang dikenal dengan channel YouTube Detective Candle.
Akun YouTube Agam Syahputra telah diikuti sekitar 35.000 pengikut, tidak memiliki 1 video pun di saluran YouTube-nya. Padahal channel tersebut biasanya mengunggah video edukasi bagi para trader.
Editor: Rizal Bomantama