5 Berita Terpopuler Hari Ini: Yuta Watanabe Sebut Hendra Setiawan Hebat hingga Cara Kerja Legenda Sniper Kopassus

Tika Vidya Utami ยท Jumat, 03 Desember 2021 - 09:58:00 WIB
5 Berita Terpopuler Hari Ini: Yuta Watanabe Sebut Hendra Setiawan Hebat hingga Cara Kerja Legenda Sniper Kopassus
Ganda campuran Jepang Yuta Watanabe sebut atlet Indonesia berotak jenius. Bagi dia sosok tersebut sangat mahir di depan net. (Foto: BWF).

JAKARTA, iNews.idGanda campuran asal Jepang Yuta Watanabe menyebut pemain Indonesia, Hendra/Ahsan sangat hebat saat poin-poin krusial. Hal itu diungkapkannya melalui akun Youtube BadmintonTV. 

Watanabe mengungkapkan sering kesulitan melawan Hendra. Peristiwa ini menjadi salah satu berita terpopuler, Kamis (2/12/2021). Peristiwa lainnya, yaitu cara kerja legenda sniper Kopassus yang selama ini tak terungkap. 

Berikut rangkumannya :

1. Yuta Watanabe sebut Hendra Setiawan Sangat Hebat saat Poin Kritis

Ganda campuran asal Jepang Yuta Watanabe menyebut pemain Indonesia, Hendra/Ahsan sangat hebat saat poin-poin krusial. Hal itu diungkapkannya melalui akun Youtube BadmintonTV. Watanabe mengungkapkan sering kesulitan melawan Hendra. 

Dia menyebut Hendra sangat fokus dan tenang sehingga dengan mudah bisa menang di poin krusial. Sebelum di ganda campuran bersama Arisa Higashino, Watanabe merupakan jagoan Jepang di sektor ganda putra. 

Watanabe berpasangan dengan Hiroyuki Endo. Pasangan Watanabe/Endo menempati peringkat empat dunia. Keduanya juga kerap menyulitkan jagoan-jagoan Indonesia di nomor tersebut, tak terkecuali Hendra/Ahsan. Total kedua pasangan sudah bertemu 8 kali. Hanya The Daddies masih unggul telak 6-2 atas Watanabe/Endo. 

2. Cara Kerja Legenda Sniper Kopassus yang Selama Ini Tak Terungkap

Cara kerja legenda sniper Kopassus termasuk Tatang Koswara yang selama ini tak terungkap, di antaranya menyisakan satu peluru untuk digunakan mengakhiri hidup. Cara ini juga digunakan prajurit asing di medan perang. 

Tatang Koswara merupakan seorang prajurit TNI yang ditugaskan untuk menghadang serangan pasukan Fretilin pada 1977. Kemampuannya sebagai sniper sangat dibutuhkan untuk mengalahkan musuh. 

Sebelum terjun ke medan perang, Tatang membekali diri dengan senapan Winchester M-70 berperedam suara, lengkap dengan 50 butir peluru kaliber 7,62 mm berwarna putih. 

Berdasarkan doktrin pelatihan sniper, setiap penembak yang bertugas diperintahkan membawa 50 peluru. Sebanyak 49 peluru digunakan untuk melawan musuh sedangkan sisanya untuk sniper itu sendiri. 

Tatang harus siap menggunakan satu peluru tersebut untuk mengakhiri hidup daripada ditangkap musuh. Prinsip menyediakan satu peluru untuk menembak diri sendiri tidak asing di kalangan prajurit. 

Selain Winchester M-70, Tatang juga membawa beberapa perangkat tempur, seperti teropong siang dan malam, senapan serbu AK-47, radio komunikasi, pakaian kamuflase serta makanan tahan lama sebagai bekal.

Editor : Kurnia Illahi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: