Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Contoh Teks Orasi Singkat dan Mudah Dihafal, Yuk Simak!
Advertisement . Scroll to see content

5 Contoh Teks Orasi Sumpah Pemuda 2023, Penggugah Semangat Anak Bangsa

Sabtu, 04 November 2023 - 21:34:00 WIB
5 Contoh Teks Orasi Sumpah Pemuda 2023, Penggugah Semangat Anak Bangsa
Contoh teks orasi sumpah pemuda 2023  (Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Hadirin yang berbahagia,
Pentingnya peran pemuda ini bahkan diakui sendiri oleh presiden pertama kita, Soekarno yang berkata, “beri aku sepuluh pemuda maka aku akan mengguncang dunia.” Statement tersebut menunjukan betapa besar peran pemuda bagi kehidupan sebuah bangsa.

Oleh karena itu, di momen peringatan hari sumpah pemuda ini marilah kita kembali menyongsong semangat persatuan yang telah memudar dari diri kita. Mari kita menjaga persatuan ini dan jangan sampai kita tercerai berai karena jika kita tidak bersatu, maka hancurlah bangsa ini.

Hadirin yang berbahagia,
Saya kira apa yang bisa saya sampaikan cukup sampai di sini. Untuk mengakhiri pidato ini saya berpesan kepada seluruh pemuda pemudi yang ada untuk menjaga dan mengamalkan sumpah pemuda ini.
Terimakasih atas perhatiannya dan jika ada salah kata dalam penyampaian pidato ini, saya mohon ampun.
Wassalamualaikum. Wr. Wb. 

3. Contoh Teks Orasi Sumpah Pemuda 2023 - Orasi Ketum PP Muhammadiyah

Assalamualaikum. Wr. Wb..

Dalam orasi ini, saya mengingatkan Indonesia saat ini meniscayakan daya-rekat yang kuat untuk merajut persatuan. Di tubuh bangsa Indonesia saat ini muncul virus pembelahan yang mengarah pada perpecahan karena perbedaan pilihan politik yang kontradiktif. Menurutnya, tidak ada yang salah dengan perbedaan pilihan politik. Sebaliknya, keberagaman politik pertanda hidupnya demokrasi dan kebhinekaan dalam berbangsa dan bernegara.

Perbedaan politik menjadi masalah jika disertai dengan sikap zero sum game atau pemutlakan menang-kalah. Sehingga lahir sikap politik yang keras dan ekstrem. Pemenang merasa digdaya, sementara yang kalah menyimpan dendam membara. Pada titik inilah politik menjadi virus pemecah dan bukan pemersatu bangsa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut