Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Metro Jaya Buru Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Terbaru Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 - 04:00:00 WIB
5 Fakta Terbaru Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus
Pelaku penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus saat kabur usai melancarkan aksinya. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content
  • 4. Polisi Buka Posko Pengaduan

Saat ini polisi telah membuka posko pengaduan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Masyarakat yang memiliki informasi soal peristiwa tersebut bisa melapor.
"Kami juga akan membuat posko pengaduan sehingga masyarakat yang mungkin mengetahui dan kemudian ingin menginformasikan maka bisa memberikan laporan langsung ke posko pengaduan, nanti kita bimbing," kata Sigit.

Ia meminta masyarakat tak perlu khawatir akan keselamatannya jika melaporkan tentang kejadian ini dan menjamin akan memberikan perlindungan.

  • 5. Polda Metro Buru Pelaku

Polda Metro Jaya akan mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, mengikuti instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan saat ini pihaknya tengah bekerja ekstra keras di lapangan. Fokus utama kepolisian adalah mengungkap identitas serta menangkap pelaku di balik aksi kriminal yang mencederai demokrasi tersebut melalui pendekatan scientific crime investigation.

"Bapak Kapolda Metro Jaya telah memberikan atensi khusus agar peristiwa penyiraman cairan berbahaya kepada rekan aktivis ini menjadi prioritas utama. Kami sedang melakukan analisis mendalam berbasis sains kriminalitas," kata Budi di Pos Pengamanan Ops Ketupat, Minggu (15/3/2026), 

"Mari kita beri ruang kepada tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk bekerja cepat segera mengungkap dan menangkap pelakunya," ungkapnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut