Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus TBC di Indonesia Turun dalam 2 Tahun Terakhir, Menkes Tetap Ingatkan Bahaya Penularan
Advertisement . Scroll to see content

7 Juta Orang Indonesia Terdeteksi Hipertensi, Menkes Buka Suara!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:34:00 WIB
7 Juta Orang Indonesia Terdeteksi Hipertensi, Menkes Buka Suara!
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Mei Sada Sirait)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 7 juta orang terdeteksi mengalami hipertensi melalui skrining kesehatan yang dilakukan pemerintah pada 2025. Namun, dari jutaan orang tersebut, baru sekitar 755 ribu yang mendapatkan pengobatan. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pun mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan hasil pemeriksaan dan segera menjalani pengobatan.

Budi mengungkapkan, angka tersebut menunjukkan masih besarnya kesenjangan antara deteksi dini penyakit dan tindak lanjut medis. Padahal, hipertensi merupakan salah satu faktor risiko penyakit serius, seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal.

“Jadi tahun lalu diskrining 73 juta, yang ketemu hipertensi itu 7 juta. Hipertensi ini kemudian dikasih obat, yang dia harus minum setiap hari. Yang diobati adalah 755.000. Masih kecil,” ujar Budi dalam konferensi pers dua tahun pemerintahan di bidang kesehatan di Auditorium Leimena, Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).

Menurut Budi, pemerintah menargetkan 80 persen masyarakat yang terdeteksi mengalami hipertensi dapat memperoleh pengobatan. Dengan sekitar 7 juta orang teridentifikasi memiliki tekanan darah tinggi, setidaknya 5,6 juta orang diharapkan mendapatkan penanganan.

Namun, realisasi pengobatan yang baru mencapai sekitar 755 ribu orang masih jauh dari target tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut