8 Anggota DPR Fraksi PKB Tanda Tangan Hak Angket untuk Ungkap Kecurangan Pemilu 2024
JAKARTA, iNews.id - Ketua DPP PKB Daniel Johan menyebut sudah ada delapan anggota DPR dari fraksinya yang telah menandatangani hak angket untuk menelisik dugaan kecurangan Pemilu 2024. Menurutnya, hak angket akan digulirkan lantaran PKB menerima banyak aspirasi dari masyarakat.
Salah satu aspirasi, datang dari para pengunjuk rasa yang menyuarakan dukungan hak angket digulirkan, Selasa (19/3/2024). Dukungan rakyat terhadap angket DPR digulirkan semakin menguat dan meluas.
"Sehingga menjadi tugas kewajiban konstitusional dari DPR RI untuk mendengarkan aspirasi tersebut. Salah satunya adalah harapan dari rakyat, harapan dari masyarakat agar DPR bisa gunakan hak angket. Kami sendiri sudah 8 anggota dari PKB yang menandatangani (hak angket)," kata Daniel, Selasa (19/4/2024).
Kendati demikian, Daniel mengaku, pihaknya masih menunggu fraksi lain untuk menyatakan dukungan dan pengguliran terhadap hak angket DPR RI. Hal itu ditujukan agar pengajuan angket DPR RI bisa memenuhi syarat.
"Kami menunggu anggota lain, karena (hak angket bergulir) minimal harus 25 anggota dan dua fraksi baru bisa diusulkan dalam sidang paripurna," ucap Daniel.
Sebelumnya, Fraksi PPP menyampaikan kembali sikap resmi soal wacana penggunaan hak angket kecurangan Pemilu 2024 paling cepat diputuskan pada 20 Maret.
"Seperti janji kami, angket itu PPP akan bersikap setelah nanti tanggal 20 Maret," kata Sekretaris Fraksi PPP, Achmad Baidowi di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (14/3/2024).
Pria yang akrab disapa Awiek ini menyatakan bahwa fraksinya tidak akan bergantung sikap dengan fraksi lainnya. Hal ini dikatakan ketika disinggung apakah PPP akan ikut dengan sikap Fraksi PDI-Perjuangan sebagai mitra kerjanya di Pilpres 2024.
"Belum tentu, karena PPP memiliki sikap sendiri, dan belum tentu juga menolak. Dan belum tentu juga setuju kan. Itu kan masih belum bersikap. Jadi PPP tidak tergantung oleh fraksi yang lain," ujarnya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq