8 Gempa Besar Ini Pernah Guncang Kalimantan, Nomor 1 Diiringi Tsunami

Irfan Ma'ruf ยท Sabtu, 24 Agustus 2019 - 09:37 WIB
8 Gempa Besar Ini Pernah Guncang Kalimantan, Nomor 1 Diiringi Tsunami

BMKG mencatat setidaknya delapan kali berkekuatan signifikan pernah mengguncang Kalimantan. Provinsi ini dipertimbangkan sebagai calon Ibu Kota Negara menggantikan Jakarta. (Foto: ilustrasi/dok).

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah berencana memindahkan Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan. Kendati lokasi belum diumumkan resmi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil menyebut Ibu Kota baru akan berada di Kalimantan Timur.

Salah satu pertimbangan pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan karena wilayah itu aman dari gempa bumi. Benarkah demikian? Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, jika dilihat dari aspek geologi dan tektonik, saat ini terdapat tiga sesar yang bisa memicu gempa di Kalimantan.

Ketiga sesar tersebut yakni, Sesar Maratua, Mangkalihat, dan Paternoster. "Hasil monitoring kegempaan oleh BMKG terhadap Sesar Maratua dan Sesar Mangkalihat di wilayah Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur yang masih sangat aktif," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono melalui keterangan tertulis yang diterima Jumat (23/8/2019).

Adapun Sesar Paternoster yang jalurnya berarah barat-timur melintasi wilayah Kabupaten Paser, meskipun termasuk kategori sesar berusia tersier tetapi hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa di jalur sesar ini masih sering terjadi gempa.

Salah satu gempa paling kuat berkekuatan magnitudo 6,1 (M=6,1) pada 26 Oktober 1957. Peristiwa terbaru terjadi pada 19 Mei 2019 di Longkali, Paser. Guncangan gempa berkekuatan M=4,1 memicu kepanikan masyarakat.


Menilik sejarah kegempaan, Kalimantan beberapa kali diguncang lindu. Pada 1921, gempa bumi yang memicu timbulnya tsunami pernah terjadi di Kalimantan Timur. Saat itu dampak gempa dan tsunami cukup menimbulkan kerusakan di Sangkulirang, Kaltim.

Data Katalog Gempa BMKG setidaknya pernah terjadi 8 gempa besar di Kalimantan. Berikut daftarnya:

1. Gempa dan Tsunami Sangkulirang Kalimantan Timur, 14 Mei 1921. Dampak gempa Sangkulirang dilaporkan memiliki skala intensitas VII-VIII MMI, yang artinya banyak bangunan mengalami kerusakan sedang hingga berat. Gempa kuat ini diikuti terjangan tsunami yang mengakibatkan kerusakan di sepanjang pantai dan muara sungai di Sangkulirang, Kalimantan Timur.

2. Gempa Tarakan Kalimantan Timur, 19 April 1923. Gempa Tarakan ini dilaporkan memiliki kekuatan M=7,0. Dampak guncangannya mencapai skala intensitas VII-VIII MMI yang artinya banyak bangunan mengalami kerusakan sedang hingga berat. Gempa ini juga menyebabkan rekahan tanah.

3. Gempa Tarakan Kalimantan Timur, 14 Februari 1925. Guncangan gempa ini dilaporkan sangat kuat mencapai skala intensitas VI-VII MMI hingga menyebabkan banyak bangunan rumah di Tarakan rusak.

4. Gempa Tarakan Kalimantan Timur 28 Februari 1936. Gempa kuat yang ketiga kalinya ini terjadi dengan magnitudo 6,5. Gempa mengakibatkan rusaknya sejumlah bangunan rumah.

5. Gempa Pulau Laut Kalimantan Selatan, 5 Februari 2008. Guncangan gempa berkekuatan M=5,8 ini dirasakan kuat di Pulau Laut, Pulau Sebuku, Pulau Sembilan, Pagatan, dan Batulicin.

6. Gempa Tarakan Kalimantan Timur, 21 Desember 2015. Gempa ini memiliki magnitudo M=6,1 dengan pusat gempa terletak di laut dengan jarak 29 km arah timur laut Tarakan. Gempa ini merusak banyak bangunan rumah dengan aktivitas gempa susulan sebanyak 16 kali.

7. Gempa Kendawangan Kalimantan Barat, 24 Juni 2016. Gempa berkekuatan M=5,1 ini menyebabkan beberapa rumah rusak.

8. Gempa Katingan Kalimantan Tengah, 14 Juli 2018. Guncangan gempa M=4,2 ini dirasakan di Katingan, Kasongan, Batutinggi, dan Bengkuang dengan skala intensitas III-IV MMI. Gempa ini dilaporkan menyebabkan 1 rumah rusak ringan.


Editor : Zen Teguh