9 Kepala Daerah di Maluku Utara Deklarasi Dukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Felldy Utama ยท Minggu, 03 Februari 2019 - 17:56 WIB
9 Kepala Daerah di Maluku Utara Deklarasi Dukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Sekretaris TKN Jokowi-Kiai Ma'ruf, Hasto Kristiyanto (tiga kiri) saat menerima rombongan kepala daerah Provinsi Maluku Utara di Jakarta. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Dukungan dari kepala daerah kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin terus mengalir. Kali ini, sembilan dari 10 bupati dan wali kota di Provinsi Maluku Utara menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Salah satu dari sembilan kepala daerah itu merupakan Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Provinsi Malut, Hendrata Theis yang menjabat Bupati Kepulauan Sula.

Deklarasi itu disampaikan lewat pernyataan di hadapan wartawan dan Sekretaris TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, Minggu (3/2/2019) di Rumah Aspirasi Jokowi-Ma'ruf, tepat di depan kantor pusat PD di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Hadir dalam deklarasi itu antara lain Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim, Bupati Halmahera Barat Danny Missy, Hendrata, Bupati Halmahera Utara Frans Manery, Bupati Pulau Morotai Benny Laos, Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus.

Tiga Bupati tidak sempat hadir karena tidak dapat tiket pesawat. Tapi sudah menyatakan dukungannya ke paslon 01. Yaitu Bupati Kota Ternate Burhan Abdurahman, Bupati Halmahera Timur Muhdin dan Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba. Hadir juga Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Alien Mus, serta belasan anggota DPRD Provinsi Malut lainnya.

"Kami 9 dari 10 kepala daerah kabupaten kota di Maluku Utara mendukung Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Maluku Utara ingin maju di bawah kepemimpinan Pak Jokowi," kata Hendrata yang menjadi juru bicara para kepala daerah.

"Kami komitmen Maluku Utara (memenangkan Jokowi-Ma'ruf) 90 persen. Kita dalam politik bicara dengan kerja keras. Demi kemenangan kita Indonesia," ujarnya.

Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Alien Mus, mengatakan dukungan kepada Jokowi-Kiai Ma'ruf adalah hal wajar. Sebab kepemimpinan Jokowi memang membangun dari desa. Perekonomian di desa-desa di Maluku Utara berjalan lancar. "Khususnya dengan adanya dana desa Rp1 miliar per desa," kata Alien.

BACA JUGA:

Koalisi Alumni Undip Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Semarang

Pilpres 2019, Alumni Kolese Kanisius Siap Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Sebagai seorang perempuan, politikus Gokar itu mengatakan kepemimpinan Jokowi sangat memperhatikan isu perempuan. Pelayanan kesehatan untuk perempuan di Maluku Utara sudah sangat luar biasa. "Alhamdulillah, dokter-dokter sudah ada di desa-desa, Yang tadinya tidak ada sama sekali sekarang sudah ada. Tang tadinya tak ada SD, TK, SMP, SMA sekarang semua sudah rata adanya," kata Alien Mus.

"NKRI harga mati dan kami tidak terpengaruh hoaks dan perbedaan agama. Sebab kami mempercayai Pak Jokowi memperjuangkan semua," tandasnya.

Sekretaris TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya berterima kasih atas dukungan para kepada daerah itu. Secara khusus, Hasto mengatakan, Maluku dan Maluku Utara punya pengalaman pahit berupa konflik di masa lalu. Karena itu, ketika fitnah dan hoaks mulai berseliweran demi ambisi politik di pemilu, komitmen para kepala daerah menjaga kedamaian patut didukung.

"Ini merupakan dukungan yang baik, positif, dan sekaligus menjadi energi positif bagi Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin sebagai pemimpin yang menggambarkan Indonesia kita. Persatuan umaro dan ulama, persatuan antara kekuatan nasionalis agamais," ujar Hasto.

BACA JUGA: Jenggala Center: Jusuf Kalla 100% Dukung Jokowi-Ma'ruf

Hasto mengatakan dukungan para kepala daerah itu datang dalam momentum yang tepat. Dukungan itu diharapkan lanjut ke kerja-kerja politik di lapangan. “Setelah ini, semua akan bergerak ke bawah, dan langsung kami akan keluarkan surat tugas untuk memimpin di daerahnya masing-masing sesuai target yang sudah disampaikan," kata Hasto.

"Mereka juga mengatakan berbagai isu hoaks dan fitnah tidak lagi digunakan karena mereka merasakan sebuah konflik, sebuah perpecahan. Modal utama kita adalah persatuan bangsa itu sendiri," kata Hasto.


Editor : Kastolani Marzuki