Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mendagri Tito Perbolehkan ASN Daerah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau WFH 
Advertisement . Scroll to see content

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar, Kualitas Udara 3 Daerah Sumsel Sangat Tidak Sehat

Minggu, 06 September 2026 - 18:22:00 WIB
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar, Kualitas Udara 3 Daerah Sumsel Sangat Tidak Sehat
Gunung Anak Krakatau. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

Adapun, kualitas udara kategori sedang terpantau di Kabupaten Muara Enim, Bengkulu, dan Bandar Lampung. Sedangkan Kabupaten Lampung Selatan tercatat berada pada kategori baik.

KLH/BPLH mengatakan pemantauan dilakukan menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang mulai terpantau pada 4 September 2026 pukul 23.23 WIB.

Berdasarkan analisis citra satelit BMKG per 6 September 2026 pukul 08.00 WIB, sebaran abu vulkanik terpantau meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan hingga Samudra Hindia.

Untuk mengantisipasi dampak erupsi, KLH/BPLH menurunkan tim teknis untuk memantau kualitas udara ambien. Parameter yang dipantau meliputi PM2.5, PM10, konsentrasi gas sulfur dioksida (SO2), serta kualitas air laut di pesisir Banten dan Lampung.

Pemantauan kualitas udara juga terus dioptimalkan melalui Air Quality Monitoring System (AQMS) dan sistem ISPU.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut