AHY: 10 Agustus Saya Berusia 40 Tahun
JAKARTA, iNews.id - Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak terima disebut masih muda dan tak berpengalaman sehingga tidak pantas diusung menjadi calon wakil presiden (cawapres). Menurut AHY, pemikiran seperti itu merupakan sikap pesimistis karena anak muda adalah kekuatan baik dalam konteks politik maupun pembangunan nasional.
AHY menjabarkan definisi muda khususnyua di Indonesia bahwa generasi muda diidentifikasi pada umur 16-30 tahun. Berdasarkan klasifikasi itu, dia pun mengakui dirinya sudah tidak muda lagi.
"Saya Insya Allah dalam minggu depan, pada tanggal 10 Agustus, saya akan tepat berusia 40 tahun. Mohon doanya, tentu merasa senang dan terhormat kalau masih dibilang sebagai anak muda," kata putra sulung Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu saat menyampaikan orasi di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018).
Dalam orasinya dia mengangkat tema "Muda adalah Kekuatan. AHY menjelaskan pentingnya peran penting anak muda Indonesia. Dia mengatakan pada tahun 2019 ada 100 juta penduduk Indonesia yang berusia 17-35 tahun. Menurut dia, angka ini memiliki dua potensi.
Pertama, dalam konteks pesta demokrasi, 100 juta orang ini merefleksikan 52% dari total pemilih dalam Pemilihan Umum 2019 mendatang.
"Kedua, dikaitkan dalam konteks pembangunan nasional, anak muda akan menjadi pelaku utama sekaligus motor penggerak di berbagai sektor sesuai dengan keahlian dan profesi masing-masing," kata Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute itu.
Dia menegaskan, anak muda Indonesia akan sangat menentukan nasib dan masa depan lima tahun mendatang dan seterusnya. AHY pun menjelaskan peran anak muda Indonesia sangat penting. Dia mengaku masih banyak orang yang menganggap sebelah mata kalangan anak muda.