Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Canggih! Air Asin di Pesisir Pandeglang Diolah Jadi Air Bersih Pakai Energi Surya
Advertisement . Scroll to see content

AHY Ungkap Ekonomi Digital RI Tembus 100 Miliar Dolar AS, Tapi Kesiapan Teknologi Masih Peringkat 76

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35:00 WIB
AHY Ungkap Ekonomi Digital RI Tembus 100 Miliar Dolar AS, Tapi Kesiapan Teknologi Masih Peringkat 76
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan potensiekonomi digital Indonesia mencapai 100 miliar dolar AS. Namun, kesiapan teknologi Indonesia masih berada di peringkat 76 dunia.

Dia menilai pembangunan infrastruktur fisik dan penataan ruang menjadi faktor penting untuk mendukung adopsi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

AHY menegaskan, perkembangan teknologi digital membutuhkan dukungan infrastruktur yang terintegrasi. Implementasi AI tidak cukup hanya mengandalkan perangkat lunak, tetapi juga memerlukan konektivitas, fasilitas komputasi, konteks, dan kompetensi sumber daya manusia.

“Pembangunan kewilayahan dan infrastruktur merupakan physical dan spatial enablers bagi pembangunan digital, sehingga implementasi AI butuh empat fondasi utama, yakni connectivity, compute, konteks, dan kompetensi,” kata AHY dalam acara BMP Digital Infrastructure Summit, di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Dia memaparkan, ekonomi digital Indonesia terus berkembang dengan nilai transaksi mencapai 100 miliar dolar AS, terbesar di Asia Tenggara. Indonesia juga memiliki populasi terbesar keempat di dunia, sementara jumlah pengguna digitalnya menempati posisi keempat secara global.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut