Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Insanul Fahmi Diperiksa Polda Metro Jaya Hari Ini, Kasus Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Aiman Witjaksono Siap Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Kamis, 25 Januari 2024 - 09:48:00 WIB
Aiman Witjaksono Siap Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok
Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud Aiman Witjaksono memastikan siap memenuhi panggilan Polda Metro Jaya besok. (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono, Jumat (26/1/2024). Aiman siap memenuhi panggilan tersebut.

“Insya Allah saya akan hadir Jumat untuk pemeriksaan di Polda Metro Jaya,” kata Aiman saat dihubungi, Kamis (25/1/2024).

Dia mengatakan akan hadir didampingi Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud dan relawan hukum.

“Saya akan hadir bersama Tim Hukum TPN dan relawan hukum,” katanya.

Sebagaimana diberitakan, Aiman Witjaksono dilaporkan oleh Aliansi Elemen Masyarakat Sipil untuk Demokrasi yang terdiri dari Garda Pemilu Damai, Front Pemuda Jaga Pemilu dan Barisan Mahasiswa Jakarta. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/6813/XI/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Sebelumnya, Aiman Witjaksono meminta aparat penegak hukum jangan melakukan tindakan yang dapat mencederai demokrasi. Hal ini dengan ikut serta dalam pemenangan calon tertentu di Pilpres 2024.

"Jangan curang, kami tidak akan diam. Kami akan berjuang mempertahankan demokrasi, kami tidak mau Indonesia kembali ke masa Orde Baru," kata Aiman dalam diskusi media bertajuk Perusakan Baliho Ganjar di Sumut, yang digelar Media Center TPN Ganjar-Mahfud, di Rumah Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2023).

Pasalnya, Aiman mendapatkan sejumlah informasi dugaan dari beberapa oknum polisi yang diminta komandannya untuk membantu kemenangan tim Prabowo-Gibran.

"Bahkan, kemarin sudah memberitakan soal pemasangan baliho Prabowo-Gibran yang dilakukan oknum polisi," ujarnya.

Tak hanya itu, Aiman juga mengungkapkan, adanya instruksi terhadap semua Polres di agar meminta semua KPU daerah dan Bawaslu untuk menyesuaikan CCTV kualitas HD dengan suara yang diintegrasikan dengan polisi.

"Ini berarti segala gerak-gerik aktivitas penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu, terpantau oleh aparat kepolisian. Padahal KPU dan Bawaslu ada sebuah lembaga independen penyelenggara pemilu," tuturnya.

Menurut dia, kalau tujuannya bagus tidak menjadi persoalan. Tapi anehnya, ini dilakukan jauh-jauh hari sebelum berlangsungnya proses pelaksanaan pemilu. Hal ini berpotensi digunakan untuk memenangkan salah satu calon.

Meski begitu, Aiman yakin masih banyak polisi yang punya idealisme, integritas dan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diyakini bisa menjaga netralitas institusinya.

"Semoga kecurigaan saya itu salah. Tapi kalau melihat beberapa indikasi yang terjadi di daerah, sulit rasanya untuk mengatakan tidak ada sesuatu di sini," ujarnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut