Airlangga Ungkap RI Pantau Harga Minyak usai Venezuela Diserang AS
Airlangga menjelaskan, dinamika politik di negara tersebut sudah berlangsung cukup lama, terutama sejak kebijakan nasionalisasi aset asing pada masa pemerintahan Presiden Hugo Chavez.
“Kalau dengan US kan memang sudah agak panjang sejak nasionalisasi oleh Hugo Chavez. Jadi memang pada waktu itu kan aset-aset Amerika dinasionalisasi. Nah ini kemudian berikutnya kan sekarang dengan situasi seperti ini ya kita monitor saja seperti apa,” ujar dia.
Airlangga memastikan Indonesia tidak memiliki aset di Venezuela. Namun, ia mengaku ada perubahan pemerintahan di Venezuela yang berpotensi memengaruhi kelanjutan nota kesepahaman (MoU) yang telah terjalin.
“Ya tentunya ada perubahan ya dengan perubahan yang terjadi kemarin itu karena pemerintahannya kan berganti,” ujar dia.
Editor: Puti Aini Yasmin