Airlangga Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5,5%, Didorong Geliat Ramadan
Airlangga menyebutkan adanya fenomena low base (basis rendah) pada tahun lalu yang dipicu oleh deflasi di sektor energi, khususnya tarif listrik pada bulan Februari 2025. Hal ini diprediksi akan membuat angka inflasi tahun 2026 secara statistik tampak lebih tinggi.
"Jadi, dan tahun kemarin kan sampai bulan Februari itu ada listriknya, jadi itu yang membuat inflasi tahun kemarin kan untuk dari segi listriknya deflasi," katanya.
Ketika dikonfirmasi mengenai ketiadaan faktor deflasi listrik tersebut pada tahun ini, Airlangga membenarkan bahwa hal itu akan berdampak pada angka inflasi yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Ya, karena nggak ada kan berarti angkanya akan lebih tinggi," ujar Airlangga.
Sementara itu, Airlangga turut melaksanakan salat Idulfitri bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Wamen Juda Agung, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto, beserta keluarga ASN lainnya di Kantor Pusat DJP, Sabtu (21/3/3026.
Editor: Puti Aini Yasmin