Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19
Advertisement . Scroll to see content

Ajak Masyarakat Tak Mudik, Doni Monardo Bacakan Pantun Cerewet

Kamis, 06 Mei 2021 - 08:56:00 WIB
Ajak Masyarakat Tak Mudik, Doni Monardo Bacakan Pantun Cerewet
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo terus mengimbau masyarakat tak mudik. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo melaksanakan Rakor Penanganan Covid-19 dan Larangan Mudik di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Jalan Kapten A Rivai No 3, Sungai Pangeran, Kota Palembang, Rabu (5/5/2021) sore. Kehadiran Doni ke Palembang menjadi penting mengingat jumlah kasus aktif di Sumatera Selatan (Sumsel) meningkat jelang mudik Lebaran.

Doni Monardo kembali mengingatkan pemerintah melarang masyarakat mudik di Hari Raya Idul Fitri 2021 pada 6-17 Mei 2021. Dia menegaskan, larangan mudik merupakan keputusan politik negara.

“Hampir semua provinsi di Sumatera sudah saya datangi. Saya diperintah Bapak Presiden untuk keliling, memastikan pengendalian Covid-19 berada pada satu garis komando. Komando Bapak Presiden jelas, yaitu larangan mudik. Jangan lagi dinarasikan aneh-aneh. Jangan pula ditafsir macam-macam. Dilarang artinya ya dilarang, tidak boleh mudik,” ucap Doni yang juga menjabat Kepala BNPB itu, lewat keterangan resmi yang diterima Kamis (6/5/2021).

Doni pun membacakan "Pantun Cerewet" untuk mengajak masyarakat tidak mudik. Dia menjelaskan pantun itu disampaikan sebagai kepedulian pemerintah agar kasus covid-19 di Indonesia tak melonjak akibat mudik.

Data BNPB per 3 Mei 2021 menyebutkan terdapat 10 kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang mengalami tren kenaikan jumlah kasus aktif. Pada tingkat provinsi, Sumatera Selatan juga menunjukkan tren kenaikan jumlah kasus aktif.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut