Akademisi Muda Muhammadiyah di UMM Serukan Persatuan Bangsa

“Bahkan, kini muncul kecenderungan bahwa lembaga-lembaga negara tak lagi dihormati dan bahkan dianggap sebagai bagian dari konspirasi jahat menghancurkan bangsa,” klaim Pradana.
Dia berharap para tokoh bangsa dan tokoh agama memainkan peran lebih besar dalam meminimalisasi konflik, ketegangan, dan fragmentasi yang melanda bangsa belakangan ini.
“Sayangnya, tidak sedikit tokoh agama yang menjadi bagian dari pusaran konflik. Alih-alih menjadi kekuatan perekat, justru sering mengajak masyarakat untuk menyelesaikan masalah dengan cara-cara yang tidak agamis,” ucap Pradana.
Dalam kegiatan seruan kebangsaan hari ini, para cendekiawan muda di UMM juga mengingatkan kepada segenap masyarakat untuk menghormati setiap proses demokrasi dan memandangnya sebagai mekanisme rutin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Jangan menjadikan demokrasi sebagai pemicu fragmentasi dan konflik antar anak bangsa.”
Mereka juga mengajak para tokoh masyarakat dan pemimpin agama untuk menjadi perekat umat, penyejuk situasi dan peredam ketegangan. Terakhir, mereka menyatakan mendukung pemerintahan sah saat ini untuk bersikap tegas dan kuat dalam menghadapi setiap upaya memecah belah bangsa.
Editor: Ahmad Islamy Jamil