Aksi Penyerangan John Kei, Polisi Periksa Nus Kei
JAKARTA, iNews.id – Polisi meminta keterangan sejumlah saksi dalam kasus penyerangan anak buah John Kei di Tangerang, Banten. Salah satu yang diperiksa yakni Nus Kei, paman John Kei.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pemeriksaan terhadap Nus baru pertama kali. Direncanakan beberapa hari ke depan dia akan dipanggil lagi.
"NK (Nus Kei) sudah diperiksa, tapi nanti akan ada pemeriksaan tambahan yang dijadwalkan," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/6/2020).
Yusri menuturkan, selain saksi-saksi, polisi juga memeriksa para tersangka yakni John Kei dan 29 anak buahnya. Terhadap para tersangka itu dilakukan pula tes urine. Sejauh ini dua anak buah John Kei positif mengonsumsi narkoba.
John Kei ditengarai memiliki masalah uang dengan Nus Kei dari hasil penjualan tanah di Ambon, Maluku. Pemeriksaan awal, John Kei merasa dikhianati karena bagi hasil penjualan tanah itu tak sesuai kesepakatan.
Persoalan uang itu berlanjut dengan saling ancam di telepon. Puncaknya pada Minggu (21/6/2020) siang, gerombolan anak buah John Kei mendatangi rumah Nus di Green Lake City.
Mereka berniat menghabisinya. Namun karena Nus tak ada di rumah, mereka pun memecahkan kaca-kaca rumah dan merusak dua mobilnya.
Sementara itu Nus Kei mengaku masalah dengan John Kei sebenarnya sudah selesai. Dia pun ingin berdamai dengan keponakannya itu.
“Ya damai, damailah. Dia sudah lakukan (perusakan) saya sudah menerima. Kalau bisa kami berkumpul dan hidup berdamai. Kami ini keluarga. Kalau memang bisa dipertemukan kenapa tidak. Ini bukan kelompok, tapi keluarga masih satu waris satu keturunan," kata Nus.
Meski telah memaafkan keponakannya itu, Nus mengatakan anaknya yang masih berusia 10 tahun mengalami trauma. Dia menegaskan, persoalan tanah di Ambon sebenarnya sudah tak ada masalah.
"Ini kan masalah lama yang sudah selesai. Cuma mungkin beliau (John Kei) tidak sabar untuk menanti di Ambon sana, kan terkait birokrasi," kata Nus.
Editor: Zen Teguh