Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Anak Krakatau Semakin Diperketat Imbas Puluhan Wisatawan Terobos Bahaya demi Selfie!
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

"Tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami, meskipun demikian, perkembangan aktivitas dan perubahan morfologi tetap dipantau secara intensif," katanya.

Menurutnya, yang perlu diwaspadai saat ini adalah lontaran materi pijar hingga abu vulkanik. Oleh karenanya, warga diminta tidak beraktivitas pada radius yang telah ditentukan. 

"Lontaran material ini dapat merusak peralatan yang berada dekat dengan pusat aktivitas dan membahayakan siapa pun yang masuk zona terlarang," katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut