Alasan IDI Minta Gaji Dokter Dinaikkan, Bukan Cuma soal Kesejahteraan!
Karena itu, IDI memandang kesejahteraan dokter sebagai salah satu faktor yang turut menentukan mutu, keselamatan, dan kesinambungan pelayanan kesehatan.
IDI juga mengusulkan agar standar pendapatan minimum dihitung berdasarkan waktu kerja dokter, bukan jumlah pasien yang dilayani.
Dengan mekanisme tersebut, dokter tetap memperoleh pendapatan minimum sesuai jam kerjanya, meskipun jumlah pasien yang datang ke fasilitas kesehatan berbeda-beda.
Sementara itu, jumlah dan kompleksitas pasien, beban kerja, tindakan medis, keahlian tertentu, serta waktu kerja tambahan di luar 160 jam per bulan dapat menjadi komponen remunerasi atau tambahan pendapatan di atas standar minimum.
Alasan lain yang menjadi perhatian IDI adalah pemerataan dan retensi tenaga medis di seluruh Indonesia.