Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Jamin Sawah dan Irigasi Rusak akibat Gempa NTT Diperbaiki, Biaya Ditanggung Pemerintah
Advertisement . Scroll to see content

Amran Janji Awasi Ketat Program Beras Fortifikasi: Saya Mau Gebuk 2-3 Minggu ke Depan

Kamis, 06 Agustus 2026 - 13:19:00 WIB
Amran Janji Awasi Ketat Program Beras Fortifikasi: Saya Mau Gebuk 2-3 Minggu ke Depan
Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman janji akan menindak tegas oknum yang menyalahgunakan program beras fortifikasi. (Foto: Dok. Humas Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Sutanto mengatakan pemeriksaan terhadap produk beras fortifikasi tidak hanya berdasarkan hasil uji laboratorium. Menurut dia, Bapanas juga mengecek kesesuaian antara izin edar dengan informasi yang tercantum pada label kemasan produk.

"Sekarang itu, kita tidak hanya mengecek hasil uji lab, tapi termasuk pula kesesuaian antara izin edar yang didaftarkan dengan label. Dari itu saja, kita ketemu banyak. Nanti akan kami buka semua. Nanti semua kita akan cek," ungkap Andriko.

Dia menjelaskan, produsen wajib memastikan kandungan gizi yang tercantum dalam izin edar sesuai dengan klaim pada label kemasan. Jika terdapat perbedaan, kondisi tersebut masuk kategori pelanggaran.

"Contohnya begini, di izin edar, dia mengklaim kandungan Fe (zat besi) 84 persen, tapi di label dia hanya tulis 30 persen. Itu sudah pelanggaran yang didaftarkan dengan yang ditulis di label, berbeda. Objek pengawasan akan lebih dipertajam. Jadi uji lab itu hanya salah satu objek pengawasannya. Ada objek pengawasannya yang lain. Kalau suatu produk sudah melanggar yang administrasi saja, sudah cukup bukti untuk ditindak," jelas Andriko.

Sebelumnya, hasil pengawasan Bapanas pada April 2026 di wilayah Jakarta menemukan ketidaksesuaian pada sejumlah produk beras fortifikasi dan beras dengan klaim gizi. Dari 15 sampel yang diuji, hanya tiga sampel beras dengan klaim gizi yang memenuhi persyaratan.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut