Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Legalitas hingga Modal, Partai Perindo Jabar Perkuat Pembinaan agar UMKM Naik Kelas
Advertisement . Scroll to see content

Angela Tanoesoedibjo Ajak Kader Partai Perindo Contoh Kegigihan Timnas Norwegia

Senin, 27 Juli 2026 - 22:05:00 WIB
Angela Tanoesoedibjo Ajak Kader Partai Perindo Contoh Kegigihan Timnas Norwegia
Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo. (Foto: Partai Perindo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idPartai Perindo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) 2026 yang mempertemukan ratusan anggota legislatif Partai Perindo dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 27–30 Juli 2026 ini dibuka langsung Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo.

Sebanyak 380 anggota DPRD Partai Perindo tingkat provinsi dan kabupaten/kota mengikuti rangkaian Bimtek yang mengusung tema “Bersatu dalam Nilai, Unggul dalam Aksi” ini. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kader menjelang agenda politik nasional.

Angela Tanoesoedibjo menjadikan Tim Nasional (Timnas) Norwegia sebagai inspirasi dalam pidato pembukaannya. Dia mengajak seluruh kader Partai Perindo melihat perjuangan Timnas Norwegia yang menjadi kuda hitam di Piala Dunia 2026 setelah absen di enam gelaran beruntun sejak 1998. 

Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo mengajak kader Partai Perindo meneladani perjuangan Timnas Norwegia sebagai kuda hitam di Piala Dunia 2026. (Foto: Partai Perindo)
Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo mengajak kader meneladani perjuangan Timnas Norwegia sebagai kuda hitam di Piala Dunia 2026. (Foto: Partai Perindo)

Menurutnya, keberhasilan tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang membangun organisasi, sumber daya manusia (SDM), dan budaya yang kuat.

“Norwegia sempat absen dari Piala Dunia selama 28 tahun. Alih-alih menyerah, Norwegia memilih membangun fondasi melalui pembinaan pemain muda, akademi, serta sistem yang berkelanjutan. Ketika hasil akhirnya terlihat, publik hanya menyaksikan kemenangan, tanpa melihat proses panjang yang telah ditempuh selama bertahun-tahun," kata Angela, Senin (27/7/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut