Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Kutip Ayat Alquran saat Cerita Difitnah Pakar: Lebih Kejam dari Pembunuhan!
Advertisement . Scroll to see content

Anggota DPRD Kecam Tantangan Hafalan Alquran demi Miras di Sounds Project Ancol, Desak Usut Tuntas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:54:00 WIB
Anggota DPRD Kecam Tantangan Hafalan Alquran demi Miras di Sounds Project Ancol, Desak Usut Tuntas
Ilustrasi DPRD mengecam tantangan hafalan Alquran demi miras di Sounds Project Ancol. (Foto: Pexels)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Anggota DPRD Jakarta Ali Lubis mendesak aparat penegak hukum mengusut viraltantangan hafalan Alquran demi minuman keras (miras) di acara The Sounds Project di Ecopark Ancol, Minggu (9/8/2026). Ia mengecam aksi dan menilai kejadian tersebut sudah melewati batas dan tidak sebatas gimmick maupun kesalahan teknis dalam acara.

“Saya mengecam keras peristiwa yang terjadi di Booth Newport dalam acara di The Sounds Project yang digelar di Ecopark Ancol pada hari minggu 9/8/2026, yang memperlihatkan adanya aksi membaca atau menghapal Alquran yang dikaitkan dengan pemberian hadiah berupa minuman keras atau minuman beralkohol,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (12/8/2026).

Ali meminta aparat bergerak cepat untuk mengusut persoalan tersebut secara serius dan menyeluruh. Dia menilai langkah tersebut diperlukan agar polemik tidak berkembang dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya umat Islam.

“Saya meminta aparat penegak hukum bergerak cepat dan segera mengusut tuntas kasus ini secara serius dan menyeluruh sebelum persoalan ini melebar ke mana-mana dan menimbulkan keresahan serta polemik yang lebih besar di tengah masyarakat khususnya umat Islam,” kata dia.

Menurut Ali, aksi promosi tersebut dinilai sebagai bentuk pelecehan atau penistaan terhadap nilai-nilai agama Islam. Dia juga menyebut kejadian tersebut melukai perasaan umat Islam.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut