Anies: AI Bikin Orang yang IQ-nya 120 Jadi 240, tapi...
Dia juga menyoroti tidak semua pengajar memiliki ketahanan yang sama terhadap disrupsi teknologi. Menurutnya, metode pengajaran yang bersifat mekanistik dan berulang berpotensi tergantikan.
“Guru yang mekanistik, repetitif, recycle, bisa diganti teknologi nggak? Bisa. Tapi guru dengan nilai, dengan etik, dengan inspirasi, dengan hati, bisa nggak diganti teknologi? Nggak bisa,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Anies turut mendorong para guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu pembelajaran. Dia pun menegaskan masa depan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga kualitas peran guru dalam membentuk karakter dan nilai pada peserta didik.
Editor: Reza Fajri