Anies : TIM Bukan Soal Masa Lalu, Tapi Juga Masa Depan

M Refi Sendi ยท Sabtu, 18 Juni 2022 - 00:34:00 WIB
Anies : TIM Bukan Soal Masa Lalu, Tapi Juga Masa Depan
Taman Ismail Marzuki (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan berbicara Taman Ismail Marzuki (TIM) bukan soal masa lalu, melainkan tentang masa depan. Diketahui revitalisasi TIM hampir rampung secara bertahap dimulai peresmian Galeri Seni dan Annex kini sudah dapat dikunjungi masyarakat umum.

"Taman Ismail Marzuki bukan tentang masa lalu. Taman Ismail Marzuki adalah juga tentang masa depan. Yang disiapkan hari ini adalah untuk masa depan. Oleh sebab itu saya menyambut baik, apa yang disampaikan oleh ketua DKJ (Dewan Kesenian Jakarta) bung Danton Sihombing tentang visi kedepan. Kita melakukan revitalisasi ini bukan tentang bangunan fisik," kata Anies dalam sambutan saat peresmian Galeri Seni dan Annex di TIM, Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2022) malam.

"Ini adalah tentang membangun ekosistem. Dimana kegiatan kesenian kebudayaan bisa tumbuh dan berkembang dan kita ingin Jakarta menjadi salah satu pusat kebudayaan dunia dan ini menjadi salahs atu kontributor pentingnya lewat TIM," ucapnya lagi. 

Anies berharap hadirnya TIM sebagai pusat kesenian di Jakarta kebudayaan dapat berkembang. Bahkan, Ia berpesan TIM harus dikelola dengan penuh tanggungjawab guna memajukan pendidikan kebudayaan.

"Karena itulah kita berharap sekali setelah penuntasan ini, pemanfaatannya sesungguhnya untuk pengembangan bidang kesenian, pengembangan kebudayaan. Saya ingin garis bawahi. Tempat ini nantinya harus dikelola sebagai tanggung jawab negara untuk memajukan pendidikan kebudayaan," ucap Anies.

Lebih lanjut, Eks Mendikbud itu menekankan TIM tak boleh dijadikan tempat meraup keuntungan atau dikomersilkan.

"Tempat ini tidak boleh dijadikan sbg tempat mencari keuntungan. karena di sini bukan soal keuntungan. Kita ingin kebudayan kesenian sebagai kehidupan bukan semata-semata sebagai penghidupan. Banyak sekali yang menempatkan kesenian kebudayaan sebagai penghidupan. Kita ingin sebagai kehidupan di tempat ini. Karena itu, pemerintah harus mengalokasikan anggaran yang cukup sehingga kegiatan seni dan budaya bisa berkembang dengan baik. salah satunya di TIM," tuturnya.

Turut hadir Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Komisaris Utama (Komut) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Hamdan Zoelva, Dirut Jakpro Widi Amanasto dan Ketua Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) Danton Sihombing.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda