Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Melemah Tembus Rp17.300 per Dolar AS, Airlangga: Itu Tugas BI Menjaga
Advertisement . Scroll to see content

Anjlok! Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.346 per Dolar AS

Kamis, 30 April 2026 - 15:32:00 WIB
Anjlok! Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.346 per Dolar AS
Rupiah ditutup melemah 20 poin atau sekitar 0,12 persen ke level Rp17.346 per dolar AS pada perdagangan hari ini. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz telah melambat sejak Iran memblokir jalur tersebut pada akhir Februari 2026, mengganggu sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Namun, laporan pada hari Rabu menunjukkan Trump mencari bantuan dari negara lain untuk membentuk koalisi internasional baru guna membuka kembali jalur air tersebut.

Trump telah berulang kali meminta negara lain untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz, meskipun sekutu utama AS sebagian besar menolak untuk membantu. Dia terlihat mengecam anggota NATO karena tidak membantu AS dan Israel secara militer selama konflik tersebut.

Perundingan antara AS dan Iran sebagian besar gagal di tengah ketidaksepakatan mengenai aktivitas nuklir Iran. Meskipun Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu, kedua pihak menolak upaya apa pun untuk menengahi pembicaraan.

Selain itu, Ketua Fed Jerome Powell mengucapkan selamat kepada Kevin Warsh karena telah melewati tahap pertama dalam perjalanannya untuk menjadi penggantinya sebagai Ketua Fed. Dia mengatakan bahwa akan tetap menjabat sebagai gubernur sampai tekanan politik mereda, dan menambahkan "independensi Fed berada dalam risiko."

Dari sentimen domestik, harga minyak mentah dunia terus mengalami kenaikan (Brent Crude Oil 122 dolar AS per barel dan WTI Crude Oil 108 dolar AS per barel). Kenaikan ini membuat kebutuhan dolar AS untuk pembelian minyak mentah sebesar 1,5 juta barel per hari semakin tinggi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut