JAKARTA, iNews.id - Pemerintah terus menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi potensi kemacetan saat mudik Lebaran 2022. Seperti diketahui jumlah pemudik diperkirakan membeludak setelah dua tahun pandemi Covid-19 dilarang mudik.
Sekitar 85 juta orang diprediksi akan melakukan perjalanan mudik. Diprediksi sebanyak 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor akan melintasi jalur darat. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memberikan perhatian khusus terkait potensi membludaknya pemudik di jalur darat baik via tol maupun non-tol.
Penerbangan Trump ke Davos Berbalik Arah ke Washington karena Masalah Listrik, Lampu Sempat Padam
Terkait kesiapan menghadapi jumlah pemudik jalur darat via tol, Staf Ahli Bidang Transformasi Birokrasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Aris Darmansyah Edi Saputra memastikan Pertamina telah menyiapkan motoris atau SPBU mobile untuk mengantisipasi kendaraan atau mobil yang kehabisan bensin di tol.
“Pertamina juga menyediakan kendaraan motoris ya untuk pemudik-pemudik yang kehabisan bensin karena kemacetan. Tapi tentu ini tidak kita harapkan. Ini seperti SPBU mobile ya yang memuat 30 liter untuk kendaraan-kendaraan yang mogok akibat kehabisan bensin, nah itu juga sudah dipersiapkan,” kata Aris saat melakukan dialog "Mudik Aman, Mudik Sehat" secara virtual, Rabu (27/4/2022).
Tradisi Mudik Ada Sejak 1970, Antropolog UGM: Berasal dari Bahasa Melayu
Meski begitu, Aris meminta agar pemudik mempersiapkan kendaraan termasuk bahan bakarnya.
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku