Anwar Abbas Respons Polemik Materi Pandji di Mens Rea: Bangsa Ini Butuh Kritik
"Usaha untuk menjadi baik dan benar ini bagi Muhammadiyah harus dilihat sebagai tugas suci, karena sebaik-baik orang dan juga lembaga serta organisasi dalam Islam adalah organisasi yang kehadirannya benar-benar dirasakan maslahat dan manfaatnya. Tidak hanya untuk dirinya saja, tapi juga untuk orang lain apakah itu oleh umat, bangsa dan negara serta untuk manusia dan kemanusiaan serta lingkungan," tutur dia.
Di sisi lain, Anwar mengungkit teori jungkat-jungkit dalam psikologi. Dia mengingatkan agar jangan terlalu bersemangat dalam mengkritik.
"Orang kalau terlalu bersemangat maka perasaannya yang akan dominan, sehingga peran rasio dan pikirannya dalam memberikan pendapat dan saran akan menurun dan sebaliknya jika rasio atau pikirannya yang terlalu dominan maka peran dari perasaannya dalam mempertimbangkan sesuatu akan menurun," kata dia.
Oleh karena itu, Anwar meminta pihak pengkritik atau pun yang dikritik harus bisa mengelola perasaan dan pikiran dengan baik. Hal itu supaya dapat konsisten menegakkan kebaikan dan kebenaran.
"Kita tahu kebaikan merupakan buah dari perasaan kita dan kebenaran merupakan hasil dari olah pikir kita. Tetapi meskipun demikian jangan pula perasaan dan pikiran kita, dibiarkan bebas sebebas-bebasnya tapi sinari dan tuntunlah keduanya dengan nilai-nilai dari ajaran agama agar apa yang kita lakukan dan sampaikan tersebut bisa diridai oleh Allah SWT dan diterima oleh orang banyak," ujar Anwar.
Diketahui, Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik buntut materi stand up comedy yang dibawakan dalam acara Mens Rea.