Apa Itu Banjir Rob yang Menggenangi Pesisir Jakarta?
JAKARTA, iNews.id - Apa itu banjir rob yang menggenangi pesisir Jakarta? Fenomena ini merujuk pada genangan air laut yang meluap ke daratan akibat pasang tinggi air laut, sering kali memperburuk kondisi di wilayah utara Ibu Kota seperti Muara Angke dan Marunda.
Berbeda dengan banjir kiriman dari sungai, banjir rob muncul secara periodik karena pengaruh gravitasi bulan dan matahari terhadap samudra. Saat ini, pada awal Desember 2025, puncaknya diprediksi terjadi hari ini, 5 Desember, memaksa warga pesisir bersiaga ketat.
Kondisi ini dipicu oleh kombinasi pasang surut ekstrem, terutama saat fase perigee saat bulan terdekat dengan Bumi bersamaan bulan purnama atau supermoon. Gravitasi bulan yang kuat menarik air laut naik lebih tinggi, mencapai puncak hingga 40-50 cm di atas permukaan normal sehingga meluap ke daratan rendah.
Di Jakarta Utara, faktor tambahan seperti penurunan permukaan tanah akibat penyedotan air tanah memperparah luapan ini.
Fenomena serupa sering terjadi sepanjang tahun, tapi musim hujan memperbesar risikonya karena air hujan menyumbat saluran drainase. Potensi rob meluas hingga 10 Desember 2025 di pesisir Sumatera, Jawa, dan sekitarnya, dengan Jakarta sebagai hotspot utama. Supermoon pada 4 Desember memicu kenaikan muka air laut secara signifikan.