Apakah Besok Lebaran? PP Persis Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Di sisi lain, Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawwal 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026, dengan menggunakan Kriteria Hisab Global Tunggal (KHGT). Penetapan ini didasarkan pertimbangan pada tanggal 29 Ramadhan 1447 H (18 Maret 2026 versi KHGT), ijtimak belum terjadi. Ijtimak baru terjadi pada tanggal 30 Ramadhan versi KHGT serta kriteria imkan rukyat Turki (tinggi 5° dan elongasi 8°) belum terpenuhi di seluruh belahan bumi. Karena itu, bulan Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari.
Menurut Persis, perbedaan ini tentu berpotensi menimbulkan perbincangan, bahkan perdebatan di kalangan umat Islam. Karena itu, diperlukan sikap tasamuh (toleransi) di antara umat dalam menyikapi perbedaan penetapan Idul Fitri 1447 H, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak diharapkan.
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Idulfitri 1 Syawal 1447 H Besok
PP Persis juga menekankan pentingnya konsistensi pemerintah dalam menerapkan kriteria Neo MABIMS, sesuai dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026 tentang Sidang Itsbat. Peraturan ini menyatakan, jika kriteria imkan rukyat tidak terpenuhi, bulan berjalan harus digenapkan menjadi 30 hari.
"Berdasarkan kriteria Neo MABIMS dan ketentuan peraturan, pemerintah diharapkan menetapkan 1 Syawal 1447 H pada Sabtu, 21 Maret 2026," ujar PP Persis.
Sementara Kementerian Agama dijadwalkan menggelar sidang isbat Kamis sore ini untuk menetapkan 1 Syawal 1447 H, dengan dasar hisab dan rukyatul hilal.
Editor: Maria Christina