Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Ungkap Hasil Modifikasi Cuaca Jakarta: Hari Ini Terang Benderang
Advertisement . Scroll to see content

Arahan Prabowo, BNPB Kerahkan 5 Pesawat Modifikasi Cuaca di Jakarta dan Jabar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:38:00 WIB
Arahan Prabowo, BNPB Kerahkan 5 Pesawat Modifikasi Cuaca di Jakarta dan Jabar
Ilustrasi BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca dengan menebar garam di langit untuk mencegah banjir akibat cuaca ekstrem. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Wilayah yang diprediksi akan dominan mengalami hujan pada kategori menengah (50-150 mm per dasarian) yakni Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Sementara itu, wilayah yang akan mengalami hujan kategori tinggi (150-300 mm per dasarian) antara lain Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan. 

Peringatan curah hujan dengan kategori sangat tinggi (lebih dari 300 mm per dasarian) antara lain di Maros, Sulawesi Selatan.

BNPB mengimbau masyarakat untuk memperhatikan prakiraan cuaca harian sebelum beraktivitas dan juga peringatan dini cuaca ekstrem melalui sumber yang terpercaya. Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir hendaknya meningkatkan kesiapsiagaan dengan menyimpan barang berharga di tempat yang lebih aman, menyiapkan tas siaga bencana, dan menentukan titik evakuasi keluarga.

Kemudian masyarakat yang tinggal di sekitar lereng atau tebing yang berisiko longsor hendaknya meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, serta segera melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi dinilai tidak aman.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut