Arhanud TNI AD Uji Tembak Rudal Canggih untuk Persiapan Latgab TNI

Irfan Ma'ruf · Sabtu, 24 Agustus 2019 - 08:13 WIB
Arhanud TNI AD Uji Tembak Rudal Canggih untuk Persiapan Latgab TNI

Arhanud TNI AD melakukan uji tembak rudal-rudal canggih dan berbagai jenis meriam di Lumajang, Jawa Timur, Jumat (23/8/2019). (Foto: Dispenad).

JAKARTA, iNews.id - Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI Angkatan Darat menguji kemampuan alat utama sistem senjata (alutsista) terbaru yang akan diikutkan dalam latihan gabungan (Latgab) TNI 2019. Uji coba itu menjadi bagian kegiatan Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat) Terintegrasi dengan melibatkan rudal-rudal canggih seperti Mistral dan Starstreak.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak Senin (19/8/2019) tersebut, pelaksanaan latihan oleh Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Pussenarhanud) itu berlangsung aman dan lancar serta mencapai target dan sasaran yang ingin dicapai.

"Kegiatan latihan ini untuk menguji seluruh jenis alutsista yang dimiliki satuan Arhanud TNI AD, serta menunjang kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) TNI yang akan datang," ujar Wakil Komandan Kodiklat TNI AD (Wadankodiklatad) Mayjen TNI Eka Wiharsa saat meninjau pelaksanaan latihan di Lapangan Tembak AWR Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Jumat (23/8/2019).

Pada latihan yang juga di hadiri Kasdam V/Brawijaya, Forkompimda Lumajang serta pejabat AWR TNI AU, Eka Wiharsa menyampaikan bahwa uji tembak juga dilakukan terhadap rudal-rudal canggih TNI AD yang terbaru dan berbagai jenis meriam yang dimiliki satuan Arhanud diseluruh Indonesia.


"Rudal-rudal itu di antaranya Rudal Mistral (Atlas dan MPCV), Starstreak jenis Lightweight Multiple Launcher (LML) dan Multi Mission System (MMS)," ujar Eka.

Selain itu, Pussenarhanud yang merupakan unsur satuan di jajaran Kodiklatad ini juga melaksanakan uji tembak terhadap beberapa meriam Arhanud seperti kaliber 57 mm, 40 mm/L70, 20 mm Rheinmetal, dan 23 mm/Zur.

"Latihan ini melibatkan 490 prajurit yang terdiri atas 370 orang sebagai pelaku dari perwakilan kesatuan yang ada dan 120 orang sebagai pendukung latihan" kata dia.

Di sela-sela kegiatan penembakan dan disaksikan oleh seluruh Komandan Satuan (Dansat) Arhanud TNI AD, Eka Wiharsa dan Kasdam V/Brw Brigjen TNI M Bambang Ismawan dikukuhkan sebagai warga kehormatan Arhanud yang dilakukan oleh Komandan Pussenarhanud Brigjen TNI Toto Nugroho.


"Suatu kehormatan bagi saya dan Kasdam Brawijaya dikukuhkan menjadi warga Arhanud, di mana biasanya diberikan kepada Pati yang ikut merasakan menembak kesenjataan yang dimiliki Arhanud," ucapnya.

"Dengan disematkannya Brivet serta pemasangan baret Arhanud ini, secara resmi kami menjadi keluarga besar dari Arhanud," tutur Eka, dengan penuh bangga.

Sementara itu, Dirbinlat Pussenarhanud Kodiklatad Kolonel Arh Marthen Rorintulus menjelaskan bahwa Rudal Mistral yang dimiliki satuan Arhanud terdiri dari dua jenis, yaitu jenis ATLAS dan Multi Purpose Combat Vehicle (MPVC).

Perbedaan dari dua jenis Rudal Mistral itu, selain platform kendaraan pengangkut dan sistem pengendalian penembakannya, juga jumlah rudal yang terpasang dan senjata tambahannya.

"Pada MPCV terdapat dua unit rudal dan tambahan senjata kaliber 12.7 mm yang dapat ditembakan dari dalam kendaraan pengangkut, sedangkan ATLAS terdapat dua unit Rudal yang ditembakan secara manual oleh operator petembak baik diatas kendaraan maupun di tanah," tambahnya.

Sedangkan kemampuan dari masing-masing rudal yang terpasang, Marthen menegaskan, meski keduanya termasuk dalam generasi terbaru yaitu Fire and Forget dan keduanya memiliki kecepatan sekitar 2.3 Mach.

"Sederhananya, Fire and Forget itu, setelah ditembakan rudal akan mengejar sasaran sendiri, karena di dalam hulu ledaknya telah dilengkapi dengan sensor. Untuk Rudal ATLAS, saat ini kita menggunakan platform kendaraan 4 x 4 Komodo Pindad dan MPCV berkendaraan Sherpa Station Wagon 4x4," ujar pria Manado lulusan Akmil 1996 ini.


Sedangkan Rudal Starstreak, menurut Marthen, dengan kecepatan sekitar 3.5 Mach, dikendalikan dengan laser yang diarahkan oleh operator petembak melalui panel Joystick.

"Dikarenakan menggunakan Joystick, membutuhkan kemahiran petembak. Jadi, dari hasil penembakan tadi, prajurit kita memiliki kemampuan yang bagus dalam menembak rudal Startreak," ucap Marthen.

Dia menambahkan, selain dilengkapi Radar Shikra, Rudal Starstreak MMS terpasang empat unit Rudal pada kendaraan Uro Vamtac, sedangkan Lightweight Multiple Launcher (LML), tiga unit Rudal pada Land Rover Defender.


Editor : Zen Teguh