Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu Ungkap Upaya Tangani Karhutla usai Prabowo Ditelepon PM Malaysia Anwar Ibrahim
Advertisement . Scroll to see content

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Palembang, BNPB Gencarkan Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:37:00 WIB
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Palembang, BNPB Gencarkan Modifikasi Cuaca
BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca untuk menangani karhutla di Palembang, Sumatera Selatan. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II pun terganggu dalam beberapa hari terakhir.

Asap karhutla menyebabkan jarak pandang menurun. Untuk mendukung penanganan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC), yang juga didukung potensi pertumbuhan awan hujan.

"Hal ini juga didukung dengan adanya potensi pertumbuhan awan hujan," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, Minggu (11/10/2026).

BNPB memindahkan sementara pusat kendali operasi penerbangan untuk OMC ke Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, sejak 9 Oktober 2026.

Jarak pandang di Bandara Depati Amir masih di atas 1.800 meter sehingga dinilai aman untuk pelaksanaan OMC.

Pada Jumat (9/10/2026), BNPB melaksanakan satu sorti penerbangan untuk penyemaian bahan di atas wilayah Kabupaten Musi Banyuasin dan Banyuasin. Total bahan semai yang disebarkan mencapai 1.000 kilogram.

Sementara itu, pada Sabtu (10/10/2026), BNPB kembali melaksanakan OMC sebanyak dua sorti. Pada sorti pertama, penyemaian dilakukan di atas wilayah Banyuasin dan Ogan Komering Ilir.

Pada sorti kedua, penyemaian ditargetkan di atas wilayah Ogan Komering Ilir dan Ogan Komering Ulu. Masing-masing sorti penerbangan mengangkut 1.000 kilogram bahan semai.

OMC yang dipusatkan di Bandara Depati Amir tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Selasa (13/10/2026).

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut