Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Serbuk asal Brasil buat Padamkan Karhutla Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif Dibanding Air
Advertisement . Scroll to see content

Menlu Ungkap Upaya Tangani Karhutla usai Prabowo Ditelepon PM Malaysia Anwar Ibrahim

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:16:00 WIB
Menlu Ungkap Upaya Tangani Karhutla usai Prabowo Ditelepon PM Malaysia Anwar Ibrahim
Menlu Arrmanatha Nasir mengungkapkan Indonesia mengerahkan lebih dari 60.000 personel dan 48 helikopter serta pesawat untuk menangani karhutla. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha Nasir atau Tata mengungkapkan Indonesia telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Malaysia terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap hingga berdampak ke negara tetangga tersebut. Komunikasi itu dilakukan setelah Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menelepon Presiden Prabowo Subianto untuk membahas krisis kabut asap yang belum terselesaikan.

"Kita sudah berkomunikasi, dari saya sudah berbicara juga dengan Menteri Luar Negeri Malaysia," kata Tata kepada wartawan, Sabtu (10/10/2026).

Tata mengatakan, dalam komunikasi tersebut, Indonesia menjelaskan berbagai langkah penanganan karhutla yang telah dilakukan. Upaya itu mencakup pengerahan lebih dari 60.000 personel serta puluhan helikopter dan pesawat untuk melakukan pemadaman melalui udara atau water bombing.

"Kita sudah jelaskan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Indonesia, seperti kita sudah menerjunkan lebih dari 60.000 personel, kita telah menerjunkan juga sekitar 48 helikopter dan pesawat untuk melakukan water bombing," tuturnya.

Meski demikian, Tata mengakui penanganan karhutla menghadapi tantangan akibat kondisi cuaca yang belum mendukung. Dia berharap hujan yang diprakirakan segera turun dapat membantu meredakan kebakaran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut