Awal November Masih Panas dan Kering, Bagaimana Potensi Hujan di Indonesia?
Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:39:00 WIB
“Fenomena-fenomena ini mendorong pertumbuhan awan hujan, terutama pada area dengan konvergensi massa udara dan labilitas atmosfer yang signifikan,” tulis BMKG.
Selain itu, BMKG melaporkan dinamika pola angin regional turut dipengaruhi oleh kemunculan Bibit Siklon Tropis 91B di Laut Andaman serta pola sirkulasi siklonik di Laut Natuna.
Keberadaan kedua sistem tersebut membentuk zona konvergensi dan perlambatan kecepatan angin (konfluensi) yang menstimulasi pembentukan awan konvektif pemicu hujan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang.
Editor: Reza Fajri