Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Alihkan Impor Minyak ke AS Imbas Penutupan Selat Hormuz 
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Hitung Ulang Anggaran Subsidi Energi usai Selat Hormuz Ditutup

Selasa, 03 Maret 2026 - 18:58:00 WIB
Bahlil Hitung Ulang Anggaran Subsidi Energi usai Selat Hormuz Ditutup
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Advertisement . Scroll to see content

Dalam kesempatan tersebut Bahlil mengatakan, akan melakukan pengalihan impor untuk minyak mentah dan LPG dari Timur Tengah karena penutupan Selat Hormuz. Sekitar 25 persen total impor Indonesia akan dialihkan dari Timur Tengah ke Amerika Serikat. 

"Setelah tadi kita detailing, total impor crude kita dari Middle East itu kurang lebih sekitar 20-25 persen. Skenarionya adalah, sekarang ini untuk crude yang kita ambil dari Middle East sebagian kita alihkan untuk ambil di Amerika," kata Bahlil.

Sedangkan, untuk elpiji, Bahlil menjelaskan 30 persen impor LPG Indonesia masih didatangkan dari Timur Tengah. Porsi tersebut akan didatangkan dari negara selain timur tengah untuk memenuhi pasokan elpiji nasional. 

"LPG kita impor 7,3 juta ton per tahun, dan tahun ini naik menjadi 7,8 juta ton. Sekitar 70 persennya sekarang kita ambil dari Amerika. Alternatifnya adalah kita switch lagi supaya kita tidak mau ambil risiko, sebagiannya kita switch lagi untuk kita belanja di negara yang tidak ada kaitannya dengan Selat Hormuz," pungkasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut