Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Ngaku Jadi Korban Penyadapan, Takut Percakapan Malam Hari Terbongkar
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Pastikan Golkar Dukung Polri Usut Tuntas Kasus Penyadapan Prabowo: Lakukan secara Transparan

Sabtu, 07 November 2026 - 12:23:00 WIB
Bahlil Pastikan Golkar Dukung Polri Usut Tuntas Kasus Penyadapan Prabowo: Lakukan secara Transparan
Bahlil memastikan Golkar mendukung penuh Polri untuk mengusut tuntas kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo. (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Partai GolkarBahlil Lahadalia meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Dia juga mendesak polisi mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam perkara tersebut secara terbuka dan transparan.

Bahlil menilai dugaan penyadapan terhadap kepala negara merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara menyeluruh. Menurutnya, aparat penegak hukum perlu mengungkap pihak-pihak di balik tindakan tersebut.

"Kita, Partai Golkar, mendukung secara penuh aparat penegak hukum dalam menuntaskan persoalan-persoalan yang terjadi terkait dengan penyadapan. Kita mendukung penuh. Diutus, diusut tuntas, dan dilakukan secara transparan," kata Bahlil dalam pidatonya di acara pelantikan DPD I Partai Golkar Maluku, Sabtu (7/11/2026).

Bahlil juga mengungkapkan bahwa dirinya turut menjadi korban dugaan penyadapan. Karena itu, dia membantah tudingan yang mengaitkannya dengan praktik penyadapan ilegal tersebut.

"Tidak hanya kepala negara yang disadap, saya pun disadap soalnya. Awak pun jadi disadap. Resah, takut juga itu barang disadap," tuturnya.

Dia kemudian menyinggung tudingan di media sosial yang menyebut dirinya terlibat dalam skandal tersebut. Bahlil mempertanyakan tuduhan itu karena mengaku justru menjadi salah satu pihak yang disadap.

"Jadi mereka membangun persepsi seolah-olah kita ada urusannya dengan penyadapan. Gimana mungkin saya bisa ikut mengatur penyadapan sementara saya juga disadap. Abu leke ini, asli abu leke ini. Kreatif dikit gitu loh," ucapnya.

Lebih lanjut, Bahlil meminta aparat kepolisian mengusut tudingan mengenai adanya ketua umum partai politik yang menggelar pertemuan dengan sejumlah jenderal beberapa jam sebelum penangkapan terkait kasus penyadapan.

Dia meminta polisi membuka informasi mengenai pihak-pihak yang disebut menghadiri pertemuan tersebut. Bahlil menegaskan dirinya tidak pernah melakukan pertemuan sebagaimana yang dituduhkan.

"Saya minta kepada pihak aparat keamanan, pihak kepolisian untuk diusut tuntas, dibuka aja! Jangan fitnah terus yang dibangun! Diusut aja! Kalau memang ada rapat itu siapa aja, dibuka aja. Karena saya merasa tidak pernah melakukan itu," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut