Bakamla Sebut Perairan Natuna Rentan Tindakan Illegal Transhipment

Carlos Roy Fajarta ยท Rabu, 16 Maret 2022 - 19:06:00 WIB
Bakamla Sebut Perairan Natuna Rentan Tindakan Illegal Transhipment
Kepala Bakamla Aan Kurnia (Foto: iNews.id/Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia menyebut perairan Natuna rentan tindakan Illegal Transhipment. Aan menjelaskan, Illegal Transhipment adalah proses pemindahan muatan ikan dari kapal nelayan Indonesia ke kapal asing di tengah laut yang dilakukan secara tidak sah.

"Ada kapal yang melakukan tindakan sampai dengan 10 kali, dengan jenis perilaku tertinggi adalah mengapung lalu berputar-putar," ujar Aan dalam rapat dengan Komisi I DPR, Jakarta, Rabu (16/3/2022).

Aan mengungkapkan, kapal asing yang melintas sering berperilaku anomali seperti berputar-putar, mengapung dan mematikan Automatic Identification System (AIS). 

"Ada risiko dan dampak dimana ada kemungkinan aktifitas pembuangan limbah, transhipment ilegal sehingga dapat merugikan, karena mencemari lingkungan," tutur Aan.

Dari data Januari hingga Februari 2022, perilaku menyimpang tersebut banyak dilakukan di Laut Natuna, Laut Jawa dan juga Laut Arafuru. Terkait hal ini, Bakamla akan menggencarkan patroli.

"Kami akan terus melaksanakan operasi keamanan dan keselamatan laut dengan patroli prioritas, penerapan taktik fleet in being dan penguatan gakkum serta kerja sama bilateral dan multilateral antara cost guard," kata Aan.

Editor : Reza Fajri

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda